BIBIKU SANG PENGGODA

BIBIKU SANG PENGGODA

  • WpView
    LECTURAS 2,639
  • WpVote
    Votos 5
  • WpPart
    Partes 9
WpMetadataReadContenido adultoConcluida sáb, jul 4, 2026
WpInfo
Ficción
Fantasía
Romance
Histórica
Di Sebuah Desa terpencil di Dusun Cilaka kabupaten Magetan aku hidup bersama ibuku yang bernama Isna ayu lestari ia mempunyai dua anak yaitu Kakak perempuanku yang bernama Alesha dan aku yang bernama Bagas . ketika itu aku sedang tidur siang karena semalam habis bergadang hingga... salah seorang mengetuk pintu jendelaku siapa dia ? simak kelanjutan di bab 1 note book black 25+
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Ibu Tiri Menolak Mati di Kehidupan ke-7
  • Distopia in the Moonlight (TAMAT)
  • A Family of Villains
  • The Unwritten Lady
  • I Became the Villain's Nursemaid
  • The Mad Marchioness of Obsidia
  • Rumah Untuk Sang Tiran
  • The Doctor Beyond the Kingdom
  • Transmigrasi: The Villain's Stepmother
  • Sin of The Villainess

Enam kali mati dibunuh tepat di usia 22 tahun. Di kehidupan ketujuh, Ravenna menolak menjadi mangsa. Sebagai seorang mantan pendidik, Ravenna tahu cara terbaik menghukum orang bodoh bukanlah dengan air mata, melainkan dengan merampas apa yang paling mereka hargai. Maka, ia membatalkan pertunangannya dengan Putra Mahkota secara elegan, mengosongkan brankas ayahnya, dan menyerahkan diri kepada pria paling berbahaya di benua itu-Grand Duke Alaric von Blackwood, sang Monster Utara. Tawarannya sangat sederhana: "Jadikan aku istri kontrak selama lima tahun. Aku akan mendidik dua anakmu dan menjadi perisai politik dari hukum Istana. Setelah anak-anakmu aman, ceraikan aku dengan pesangon emas." Bagi Ravenna, ini hanyalah transaksi bisnis. Ia hanya ingin selamat dari maut dan pensiun dengan tenang. Namun, logika dan rencananya gagal meramalkan satu hal... Dua anak tiri yang konon 'monster' itu kini menangis memeluk kakinya, enggan dilepaskan. Sementara sang Grand Duke yang terkenal berhati beku? Pria itu menatap Ravenna dengan sorot posesif yang menggelapkan akal sehat. "Kau yang memulai permainan ini, Istriku. Jangan harap aku akan melepaskan apa yang sudah menjadi milikku."

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido