Tiga tahun setelah pameran emosional di London, takdir kembali memutar rodanya di bawah langit Jakarta. Gracia kini telah sepenuhnya bertransformasi, ia bukan lagi gadis mahasiswa yang rapuh dan dipenuhi air mata. Menjadi fotografer sukses yang mandiri dan bebas, Gracia telah mengunci rapat masa lalunya dan membuang harapan semu yang dulu hampir menghancurkannya. Ia menjalani hidup dengan kepala tegak, ditemani alunan lagu "Good Luck, Babe!" milik Chappell Roan yang menjadi simbol kebebasannya, sebuah ucapan 'semoga beruntung' yang sinis sekaligus tulus untuk masa lalu yang tidak pernah berani memilihnya.
Namun, di belahan bumi lain, kenyataan pahit justru menghantam Shani Indira. Pernikahan di London yang dulu ia pilih demi status, keamanan, dan citra sempurna ternyata tidak lebih dari sekadar penjara emas yang mencekik batinnya. Shani terbangun di setiap malam dengan penyesalan yang membakar, menyadari bahwa ia hanyalah pajangan di hidup suaminya, sementara hatinya tertinggal di aspal Jakarta bersama Gracia.
Ketika Shani memutuskan untuk melepaskan segalanya dan melarikan diri kembali ke Jakarta demi mencari 'bintangnya' yang hilang, ia dihadapkan pada realitas baru yang mengejutkan. Gracia yang sekarang sudah tidak lagi menunggunya. Season 2 ini akan membawa kita pada perjalanan pahit manis tentang karma, pembalikan posisi, dan perjuangan ego. Di mana Shani harus merasakan rasanya menjadi pihak yang mengejar dan tidak dianggap, sementara Gracia memegang kendali penuh atas hatinya yang kini sudah merdeka. Hubungan tanpa status di masa lalu kini berubah menjadi sebuah permainan takdir baru, apakah penyangkalan Shani bisa benar-benar disembuhkan, ataukah kata 'Good Luck, Babe' dari Gracia adalah akhir yang permanen bagi mereka?
Shani kembali untuk meminta kesempatan, namun kali ini, Gracia-lah yang memegang kendali dan berkata, "Good luck, babe."
Season 2 dari cerita "Casual".
jangan lupa voteyyayayaya
All Rights Reserved