Siapa yang Datang ke Pernikahanku Nanti

Siapa yang Datang ke Pernikahanku Nanti

  • WpView
    Reads 261
  • WpVote
    Votes 32
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jul 30, 2026
Gilang tahu betul bahwa ketika Fajar mulai membicarakan pernikahan, pertanyaan yang sudah lama tidak mengusiknya kembali hadir; Siapa yang datang ke pernikahannya nanti? Sungguh, Gilang tidak siap untuk menyulitkan Anneke yang baru bisa hidup santai di usia senjanya setelah berpuluh-puluh tahun mengurus Rumah Pluto yang jauh di sana. Lalu apa perlu Gilang menghubungi orang tua angkat yang membiarkannya pergi begitu anak mereka lahir? atau haruskah Gilang menghubungi Femi yang sempat ditolaknya mentah-mentah untuk kembali menjalin tali persaudaraan yang ditinggalkannya? Mustahil juga rasanya meminta bantuan Handoko, pria super kaya yang sejak lahir memata-matai kehidupan Gilang, seakan-akan Gilang adalah anak yang perlu diurusnya. "Aku punya teman-teman kuliah dan rekan kerja yang mungkin mau menyempatkan waktu buat datang. Tapi keluarga itu lain hal!"
All Rights Reserved
#1
restu
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • MINE, NO ONE ELSE (END)
  • TERRITORY
  • DOMINEX | The Crime Lock
  • Pawang Hantu Om Aktor
  • My Celestia [ON GOING]
  • SAGA
  • Círculo del Destino
  • Kedhaton Soeraandaru Hadiningrat
  • Tempat Pengganti
  • GARWO KINASIH SANG DALANG

[DI LARANG KERAS COPY PASTE]. FOLLOW SEBELUM BACA !!! Bagi semua orang di SMA Garuda, Axel Regantara adalah monster temperamental yang paling dihindari. Badboy ketua geng, tukang berantem, dan dingin tak tersentuh. Tapi bagi Reina Alvionita, Axel adalah masa lalu kelam yang ingin ia kubur dalam-dalam. Reina mengira kepindahannya ke sekolah ini akan membawa ketenangan. Namun, takdir justru membawanya kembali ke hadapan Axel. Bedanya, Axel yang sekarang tidak lagi menindasnya seperti dulu. Tatapan cowok itu berubah menjadi sebuah obsesi. Axel mengklaim Reina secara terang-terangan. Siapa pun yang berani menatap Reina terlalu lama, berkomentar genit di sosial medianya, atau sekadar mendekat, harus siap berhadapan dengan kepalan tangannya. Semua orang takut pada Axel. Tapi hanya Reina yang berani membentak cowok itu-dan anehnya, Axel selalu nurut. Di antara emosinya yang gampang meledak dan kepalan tangannya yang penuh luka berantem, Axel menyimpan satu kalimat mutlak untuk gadisnya: "Gue bisa dihancurin siapa aja, Princess. Tapi jangan lo. Karena kalau lo yang pergi, gue bisa gila."

More details
WpActionLinkContent Guidelines