TEACHING IN THE WORST CLASS

TEACHING IN THE WORST CLASS

  • WpView
    Reads 336
  • WpVote
    Votes 89
  • WpPart
    Parts 27
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Aug 26, 2026
WpInfo
Fiction
Culture and Identity
East Asian
Social Themes
Abuse and Trauma
"Tolong jangan menyerah pada mereka." Itulah kalimat terakhir yang mengubah hidup Fujimoto Sawada. Beberapa bulan kemudian, mantan pembunuh bayaran yang dikenal sebagai Ghost itu berdiri di depan kelas terburuk di Higashi High School sebagai seorang guru. Kelas 3-F. Kelas yang dipenuhi murid bermasalah. Namun semakin lama ia mengenal mereka, semakin ia menyadari bahwa tidak ada murid yang benar-benar buruk. Yang ada hanyalah anak-anak yang belum pernah diberi kesempatan. Di tengah ancaman masa lalunya yang terus memburu dan penyakit yang perlahan menggerogoti tubuhnya, Sawada berusaha menepati janji yang pernah ia buat. Mengajar. Mendengarkan. Dan menyelamatkan sebanyak mungkin kehidupan. Sebelum waktunya habis.
All Rights Reserved
#917
urban
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Lysander Lowell De Villiers
  • ONESHOOT [BP]
  • na ja [END]
  • Ritual Rasa
  • Sastru Pinanganten
  • Wismatama
  • Jadi Anak Haram?
  • "Liburan" Bonus Suami
  • ELION
  • Luk Telu Belas

Lysander Lowell De Villiers, anak bungsu dari empat bersaudara, lahir pada usia kandungan sang bunda yang baru menginjak 28 minggu. Ia datang ke dunia lebih cepat dari seharusnya-rapuh, kecil, dan nyaris tak terdengar suaranya. Sebuah kelahiran prematur, seolah hidupnya sejak awal sudah dimulai dengan perjuangan. Sejak pertama kali membuka mata di dunia, Lysander tidak pernah benar-benar tinggal di tempat yang bisa ia sebut rumah. Ia dibawa oleh kakek dan neneknya, dibesarkan dalam kehangatan sederhana, namun tanpa kehadiran seorang ibu. Sang bunda telah pergi untuk selamanya-tepat di hari yang seharusnya menjadi awal dari segalanya. Ia pun tumbuh jauh dari sosok yang seharusnya ia panggil "Papa"-seseorang yang bahkan tak pernah benar-benar ia kenal. Kini, di usianya yang ke-13, hidupnya mulai berubah ketika pria itu datang... dan membawanya pergi ke kehidupan yang asing, bersama saudara-saudara yang hanya terikat darah, bukan kenangan. -gambar by pinterest.

More details
WpActionLinkContent Guidelines