JAMUAN TEH PURNAMA

JAMUAN TEH PURNAMA

  • WpView
    Reads 9
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadMatureComplete Sat, Jun 27, 2026
Hujan selalu turun sebelum tamu itu datang. Di toko antik Tsukireiko, sebuah set teh porselen tua tersimpan di antara barang-barang yang terlupakan. Cangkir putih dengan bunga kuning, teko retak, dan legenda tentang jamuan yang tidak pernah benar-benar berakhir. Suatu sore yang dipenuhi hujan, Kaluto Zoldyck datang untuk meminjamnya. Ia tidak ingin memiliki set teh itu. Ia hanya ingin menggunakannya sekali. Di rumah teh tua milik keluarga Zoldyck yang tersembunyi di ujung hutan bambu, sebuah jamuan akan diadakan saat hujan turun. Namun setiap tamu yang duduk di meja harus tetap tinggal hingga jamuan berakhir, karena tidak semua kursi diperuntukkan bagi manusia. Ditemani Illumi, Chrollo, dan penghuni Tsukireiko, Kaluto bersiap menghadapi malam yang dipenuhi kabut, kenangan, dan tamu yang mungkin telah lama menunggu undangan. Ketika teh mulai dituangkan dan kursi terakhir terisi, mereka menyadari satu hal: Beberapa tamu datang bukan untuk minum teh. Mereka datang karena tidak pernah sempat berpamitan.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Love me or die
  • Possessive Male Lead
  • Jodoh Pilihan Mama
  • TOXIC BOYFRIEND
  • The Unseen Little Guest [TingMeen]
  • CONTROLLED CHAOS
  • FRIEND'S? - KRATINGMEEN
  • I'm Not Just a Figuran
  • MINE [Keonhyeon]
  • The Servant [James Harem]

"Gila! Axelio benar-benar sakit jiwa!" umpat Yura keras-keras pada kamar kosnya yang sepi. Bagaimana tidak? Axelio Valcrest, sang antagonis pria berdarah dingin, jatuh cinta pada pandangan pertama kepada Arcelia , si female lead yang berhati malaikat. Cinta yang semula indah berubah menjadi obsesi gelap yang mengerikan. Karena cintanya ditolak-sebab Arcelia mencintai sahabat kecilnya, Elvano sang male lead utama-Axelio tanpa ragu menghabisi Elvano dan mengurung Arcelia di dalam mansion mewahnya yang menyerupai sangkar emas. Namun, yang paling membuat Yura meradang adalah nasib tunangan Axelio, Ravena Dracarys. Sebagai antagonis wanita, Ravena begitu terobsesi pada Axelio. Puncaknya, hanya karena Ravena menampar Arcelia demi mempertahankan harga dirinya, Axelio tanpa belas kasihan mengeksekusi tunangannya sendiri. Perut Yura tiba-tiba berbunyi nyaring, memutus untaian kekesalannya. "Aduh, lapar lagi. Keluar bentar deh, di depan gang biasanya masih ada yang jual nasi goreng." Sambil bersenandung kecil untuk mengusir sepi, Yura berjalan menyusuri trotoar malam yang lengang. Dia baru saja hendak menyeberang jalan ketika seberkas cahaya silau memedihkan matanya dari arah samping. Tinnnnnnnnnnn! "Ravena... Sayang, bangun..." Gila! Gue transmigrasi?! jerit Yura dalam hati. "Axel, aku ingin membatalkan pertunangan kita." "Ravena Dracarys..." Axel berbisik rendah, suaranya terdengar seperti seringai iblis yang merayap di kulit. "Kau pikir... kau siapa bisa memutuskan untuk membatalkan pertunangan ini secara sepihak, hm?"

More details
WpActionLinkContent Guidelines