πββββββββββ β¦ ββββββββββπ
Raya dikenal sebagai troublemaker di sekolah. Urakan, blak-blakan, dan selalu berhasil menciptakan kekacauan. Di mata banyak orang, ia hanyalah anak bermasalah yang tak punya masa depan. Bagi Raya hidup tenang itu boring.
Berbeda dengan saudara kembarnya, Sella. Pintar, cantik, berprestasi, dan selalu menjadi kebanggaan keluarga.
Perbedaan itu membuat mereka terus dibandingkan, bahkan oleh ibu mereka sendiri. Tanpa disadari, kasih sayang yang diterima keduanya pun terasa berbeda.
Haus akan pengakuan, Raya rela melakukan apa saja agar bisa dicintai seperti Sella. Namun, tepat ketika ia memutuskan untuk berubah, sebuah kenyataan yang tak sengaja ia dengar menghancurkan seluruh harapannya.
Sejak hari itu, Raya memilih jalan yang berbeda.Sebuah jalan yang perlahan mengaburkan batas antara kekaguman, rasa iri, dan obsesi.
πββββββββββ β¦ ββββββββββπ
Jika Sella adalah lukisan yang selesai dengan sempurna, maka Raya hanyalah sketsa yang ditinggalkan di tengah jalan.
"Kalau... semua orang nggak bisa nerima gue...berarti gue sendiri yang bakal maksa mereka buat nerima."
"Kalau takdir yang dikasih Tuhan buat gue nggak bisa mereka terima....berarti gue yang bakal nulis takdir itu sendiri."
πββββββββββ β¦ ββββββββββπ
PEMBERITAHUANββ οΈ
Banyak kata-kata kasar.
Seluruh tokoh, tempat, dan peristiwa dalam cerita ini merupakan karya fiksi. Jika terdapat kesamaan nama, karakter, atau kejadian dengan kehidupan nyata, hal tersebut murni tidak disengaja.
Cerita ini dibuat semata-mata untuk tujuan hiburan.
Update: Rabu, Sabtu dan Minggu.
Jam: 19.00-21.00
All Rights Reserved