We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
The Twilight of the Magic Era

The Twilight of the Magic Era

  • WpView
    Reads 7
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jul 18, 2026
WpInfo
Fiction
Fantasy
Dark Fantasy
Magical Kingdoms
Action and Thriller
Setelah dikhianati oleh tunangan dan sahabatnya, Rosabella Von Rosenberg meninggalkan ibu kota untuk menenangkan diri ke vila mewah milik kakak iparnya, sang Archduke Reichert. Vila itu seharusnya bisa menjadi tempat pelarian yang sempurna untuk Rosabella setelah skandal yang menghancurkan reputasinya. Namun, sebuah ledakan aneh di mansion Count Eisenkranz yang merupakan tetangga vila tersebut mengubah segalanya dalam semalam. Mayat-mayat mulai bermunculan dan memangsa manusia. Di tengah kekacauan itu, Rosabella bertemu dengan Leonhart Von Reinhardt, pria dengan tatapan sedingin es yang diperintahkan kaisar untuk menyelidiki insiden tersebut. Atas permintaan Archduchess Reichert , ia sekaligus ditugaskan membawa kembali Rosabella ke ibu kota dalam keadaan selamat. Akan tetapi, sebelum sempat meninggalkan wilayah itu, mereka justru terjebak di garis depan bencana yang menandai kebangkitan sihir paling brutal dalam sejarah kekaisaran. Note : Cover dibuat sendiri menggunakan aplikasi Canva Pro
All Rights Reserved
#338
apocalyptic
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ibu Tiri Menolak Mati di Kehidupan ke-7
  • A Family of Villains
  • Transmigrasi: The Villain's Stepmother
  • Sin of The Villainess
  • Just let me live, Duke!
  • The Duke's Red String (END)
  • The Unwritten Lady
  • PEPINDHAN: Wadana lan Soca
  • My Villainous Stepmom [END]
  • The Reborn Mama (END)

Enam kali mati dibunuh tepat di usia 22 tahun. Di kehidupan ketujuh, Ravenna menolak menjadi mangsa. Sebagai seorang mantan pendidik, Ravenna tahu cara terbaik menghukum orang bodoh bukanlah dengan air mata, melainkan dengan merampas apa yang paling mereka hargai. Maka, ia membatalkan pertunangannya dengan Putra Mahkota secara elegan, mengosongkan brankas ayahnya, dan menyerahkan diri kepada pria paling berbahaya di benua itu-Grand Duke Alaric von Blackwood, sang Monster Utara. Tawarannya sangat sederhana: "Jadikan aku istri kontrak selama lima tahun. Aku akan mendidik dua anakmu dan menjadi perisai politik dari hukum Istana. Setelah anak-anakmu aman, ceraikan aku dengan pesangon emas." Bagi Ravenna, ini hanyalah transaksi bisnis. Ia hanya ingin selamat dari maut dan pensiun dengan tenang. Namun, logika dan rencananya gagal meramalkan satu hal... Dua anak tiri yang konon 'monster' itu kini menangis memeluk kakinya, enggan dilepaskan. Sementara sang Grand Duke yang terkenal berhati beku? Pria itu menatap Ravenna dengan sorot posesif yang menggelapkan akal sehat. "Kau yang memulai permainan ini, Istriku. Jangan harap aku akan melepaskan apa yang sudah menjadi milikku."

More details
WpActionLinkContent Guidelines