Bara Putra sejak usia sembilan tahun telah dititipkan oleh ibunya di rumah majikannya, seorang Jendral bintang tiga, Jendral Rudi Hastono. Ibunya terpaksa menitipkan Bara atau Ara di kediaman Hastono karena harus mengurus suaminya yang sakit di kampung halaman. Keluarga Hastono begitu menyayangi Ara, hingga rela memberikan nama belakang Hastono untuk Ara. Sejak saat itu, Ara mendapat nama baru, Bara Putra Hastono. Sejak pertama menginjakkan kaki ke rumah Jendral Rudi Hastono, ia sudah disiapkan punya karir militer yang cemerlang oleh Sang Jendral.
Sementara itu, Asmaniar Putri Hastono, putri semata wayang Sang Jendral yang usianya dua tahun lebih tua dari Ara, merasa bahagia memiliki sahabat baru di rumahnya. Seorang adik laki-laki yang tidak pernah ia miliki sebelumnya.
Waktu berlalu, hingga Asma dan Ara tumbuh menjadi dua remaja yang bahagia menjalani masa muda. Asma si pemberontak, yang suka turun aksi ketika menjadi mahasiswi, Ara yang sedang persiapan untuk masuk Akmil, hubungan keduanya tidak renggang meskipun dunia mereka berbeda. Asma dan Ara saling melindungi satu sama lain. Hingga suatu hari, Ara datang memberi sebuah kalung singkatan nama mereka, Asmara, sejak hari itu, perasaan mereka tidak lagi sama.
All Rights Reserved