Parodi Patah Hati [SEGERA TERBIT]

Parodi Patah Hati [SEGERA TERBIT]

  • WpView
    LECTURAS 658
  • WpVote
    Votos 317
  • WpPart
    Partes 30
WpMetadataReadConcluida mié, jul 29, 2026
WpInfo
Ficción
Romance
Comedia Romántica
Segunda Oportunidad
Final Feliz
Juara II pada Event Dare to Write Wattpad Folk × Glow of Youth Media Bagi sebagian orang, ulang tahun adalah perayaan bertambahnya usia. Tapi bagi Prana Wijaya, hari ulang tahunnya justru menjadi pintu gerbang menuju museum patah hatinya sendiri. Semua bermula ketika ia membuka kembali buku harian lama yang berdebu-sebuah catatan rekam medis dari semua asmara yang berakhir tragis. Secara ajaib, Prana terlempar kembali ke masa lalu. Ia mendapati dirinya harus mengulang setiap babak penolakan, cinta bertepuk sebelah tangan, hingga momen di-ghosting yang pernah menghancurkan hatinya. Namun, alih-alih meratap, Prana memilih cara gila untuk bertahan hidup, ia mengubah semua tragedi romantis itu menjadi sebuah komedi satir. Prana bertekad memainkan ulang naskah masa lalunya sebagai sebuah parodi demi menyelamatkan kewarasannya. Apakah memparodikan rasa sakit bisa menyembuhkan luka lama, ataukah Prana justru akan terjebak selamanya dalam komedi putar patah hati yang tiada usai?
Todos los derechos reservados
#71
beyondimagination
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Panca dan Pembunuh Bayaran
  • Get Lost
  • Wedangan Politik
  • Not superHuman but SuperHero [END]
  • Baek's Workshop (Fan Fiction)
  • Rahasia Bapak
  • LIPUTAN [DAY6]
  • Forbearing Love [Complete]
  • Tempat Singgah Ternyaman [Proses Edit]
  • Hilang, Jangan dicari (Completed)

"Paman, sedang apa Paman Aditama di sini?" Anna menyaksikan seseorang yang dikenalnya sedang melangkah ke arah gerbong selanjutnya. Di belakangnya, ada seorang laki-laki berjubah sedang memegang pisau. Tangan laki-laki itu penuh dengan darah. Begitupun pisau di tangannya. "Nona, saya hanya sedang jalan-jalan." Ketika gerbong kembali terang, kedua orang itu pergi berlalu. Mereka menuju ke gerbong selanjutnya yang dipisahkan oleh sebuah pintu. Anna bangkit berdiri. Dia penasaran. Gadis itu melihat dari pintu berjendela kaca. Kedua orang tadi terlibat perkelahian. "Arghhhh! Tolong!" Tiba-tiba ada suara wanita meminta tolong dari deretan bangku depan. Anna memalingkan wajahnya ke sumber suara. ----------------------------- Panca didatangi oleh seseorang yang tidak dikenalnya. Orang itu bermaksud mencari pamannya Panca, Raden Aditama. Namun, Anna merasa ada sesuatu di antara Raden Aditama dan orang tak dikenal itu. Anna pernah melihat mereka berdua berkelahi di kereta api. Satu lagi seri dari #SerialPanca yang membawa anda menjelajahi dunia seorang remaja yang hidup di akhir abad ke-19. Saya mencoba menyuguhkan kepada Anda sebuah cerita berlatar situasi di Hindia Belanda dari sudut pandang seorang remaja. Terima kasih sudah membaca, berkomentar serta memberi tanda bintang. Semoga terhibur.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido