Transmigrasi Jane & Jennie

Transmigrasi Jane & Jennie

  • WpView
    Reads 217
  • WpVote
    Votes 38
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Aug 23, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
Highschool
Happy Ending
First Love
"mendekat lo satu langkah lagi, gue laporin lo ke Daddy gue." Jennie. "Laporin aja, biar aku ketemu sama Daddy kamu terus aku minta restu buat nikahin kamu." Jisoo. "Gila!" Lalu melenggang pergi meninggalkan orang yang baru saja di katainya itu. Setelah menyelamatkan dua nyawa dalam satu keluarga, di waktu yang berbeda, Jennie malah dapat hadiah yang menurutnya menyebalkan, seorang lelaki tampan rupawan, malah tak ingin lepas darinya, dan mengklaim dirinya adalah milik lelaki itu, 'oh, bebanku bertambah' monolognya. ~~🐰😻~~ "Niniii... tungguiiinnn..." "Nini nini, lo pikir gue nenek lo!" ~~🐰😻~~ "Jendeuki, kamu lagi apa??" "Stop buat panggilan yang aneh aneh untuk gue!!" ~~🐰😻~~ Anggotanya hanya bisa memutar bola matanya malas, ketua mereka yang dulunya dingin tak tersentuh, tiba tiba menjadi lelaki alay seperti itu.
All Rights Reserved
#229
jennie
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Siap-siap Jadi Ibu
  • The Last Yes!
  • Círculo del Destino
  • Under The Authority Of Senopati
  • SENTUHAN TERLARANG KOMANDAN SUAMIKU ( DEWASAAA 21++++ )
  • (Not) BELONG TO YOU
  • Night Calls
  • DOMINEX | The Crime Lock
  • Out of Reach (Selesai)
  • Sweetly Tied

Sejak awal pernikahan, Vanila Anggraini sudah menegaskan satu hal: dia memilih childfree. Namun suatu malam, sepulang dari kantor, Vani disuguhi adegan perselingkuhan suaminya, Riki. Tepat di dapur rumah mereka sendiri. Vani hanya menyapa dingin, lalu mengunci diri di kamar, menangis sepuasnya. Dia patah hati, sekaligus sadar bahwa ego laki-laki untuk memiliki keturunan memang tidak akan pernah bisa dia penuhi. Vani menolak luka dan menjadi seorang workaholic. Di tengah tumpukan pekerjaan yang tiada habisnya itulah ia bertemu dengan Danuarta. Klien duda, anak satu. "Boleh aku panggil Ibu?" Vani sempat tertegun beberapa detik sebelum akhirnya tertawa garing, berusaha mencairkan kekakuannya sendiri. "Hahahaha... boleh, boleh banget, kok." Siapa sangka, tingkah absurd remaja itu justru pelan-pelan membuat keduanya dekat, persis seperti Ibu dan Anak. Tanpa sadar juga menarik Vani semakin jauh ke dalam kehidupan sang duda. Setelah setahun mengenal, Vani kembali mengenakan cincin di jari manisnya, juga resmi memegang peran baru yang paling ia hindari dulu. Menjadi seorang Ibu. 🥇 Metropop 🥈 Duda 🥉 Comedy

More details
WpActionLinkContent Guidelines