A Demon called love

A Demon called love

  • WpView
    Reads 3,926
  • WpVote
    Votes 983
  • WpPart
    Parts 103
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jul 3, 2026
"Apakah kau masih mencintaiku meski mengetahui diriku yang sebenarnya?" Suara Engfa begitu lirih, nyaris seperti permohonan dibandingkan pertanyaan. "Aku akan mengikutimu ke neraka" Charlotte mengatakannya dengan yakin, seolah dia tidak peduli pada apapun lagi yang akan menghalanginya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Vows
  • Frozen Bloom
  • Roommate Tercantik di Kampus
  • Di Antara Berkas dan Rasa
  • I HATE YOU, I REALLY HATE YOU
  • Our Cruel Destiny
  • The CEO's Warmest Winter
  • mi Amor
Vows

Charlotte menjalani hidupnya dengan tenang sebagai seorang dokter gigi. Rutinitas klinik, pasien, dan hari yang berjalan biasa sudah cukup baginya. Sampai suatu hari keluarganya mempertemukannya dengan Engfa, seorang chef terkenal yang tidak pernah ia kenal sebelumnya. Pertemuan itu bukan kebetulan. Kedua keluarga mereka memutuskan untuk menjodohkan mereka. Masalahnya, Engfa jelas tidak menyukai ide itu. Sejak awal ia bersikap dingin dan menjaga jarak. Ia tidak berusaha bersikap ramah, bahkan tidak menyembunyikan bahwa ia tidak tertarik menjalani hubungan yang diatur oleh keluarga. Charlotte tidak memaksa dan tidak mencoba mengubah sikap Engfa. Baginya, jika mereka memang harus menjalani ini, setidaknya mereka bisa mencoba mengenal satu sama lain dengan cara yang sederhana. Namun semakin lama mereka berada dalam situasi yang sama, hubungan yang awalnya hanya sebuah kesepakatan perlahan berubah menjadi sesuatu yang tidak mereka rencanakan. Sebuah cerita tentang dua orang dengan sifat yang sangat berbeda, yang dipertemukan oleh perjodohan yang tidak diinginkan oleh salah satu dari mereka. Dan tentang bagaimana perasaan bisa berubah dengan cara yang tidak pernah mereka duga.

More details
WpActionLinkContent Guidelines