Waktu Yang Sama.

Waktu Yang Sama.

  • WpView
    Reads 23
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Aug 1, 2026
WpInfo
Fiction
Mystery
Action and Thriller
Mereka hidup bersama trauma nya masing- masing, trauma yang tak an hilang... Kelima gadis yang selalu mendapatkan perilaku tak baik hanya karna kelima-nya, Tak sempurna. _______🕊 "Iuw, jorok banget kulit lo. Ga pernah mandi ya lo?" "Daftarin amaru lomba lari buk, pasti menang HAHAHHAHAHA." "Percuma di perban kelingking lo, cacat nya tetep keliatan." "Dia bisu, mangkanya pas di jelek jelekin cuma diem." "Di kelas kita ada kuman guys, jangan deket deket ntar lo pada ikut penyakitan." Start : 9/7/2026 Finish : ________🕊 Yuk jelajahi cerita "Waktu Yang Sama." Warning❗❗ • banyak kata kata kasar yang tidak boleh di tiru. • PLAGIAT DI LARANG KESINI!! • kekerasan di cerita tidak pantas di tiru.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Crazy Obsession
  • who i am?
  • Lyorend   [ ON GOING ]
  • Respice Me
  • Rembung Sengkolo
  • REYGAN GHAZI AFKARA
  • The Invisible Chain
  • SHEA SANG FIGURAN
  • The Rules!
  • 505

Semua berawal dari kesepakatan Jonas menjadikan kakaknya taruhan untuk seorang Arsenio D'arcy, mantan pembalap MotoGP yang ternyata punya rahasia gelap di balik nama belakangnya. Sebuah ketidaksengajaan membuat Eira terjebak ke dalam obsesi gila cowok itu! Bagi Arsen, Eira adalah cinta matinya. Namun sebaliknya, Arsen adalah cowok tergila yang pernah Eira kenal! Apa Tuhan tak cukup memberinya beban hidup? Dari sekian banyak perempuan, kenapa harus Eira yang berurusan dengan cowok sinting itu?! "Lo punya gue sekarang!" "Gak mau! Lo gak waras!" "Nurut sama gue atau ginjal adik lo gue jual!" "Gue laporin polisi biar lo dipenjara seumur hidup!" Arsen tersenyum miring. "Silahkan, tapi lo akan menyesal setelah itu..." Dan satu hal yang perlu Eira ingat, cowok itu tak pernah main-main dengan ucapannya!

More details
WpActionLinkContent Guidelines