"Diriku akan selalu memandangmu;
walaupun kelak keindahanmu akan jatuh;
dan akan hilang dari mataku;
namun aku akan selalu mencari senja itu;
karena senja ada di dalam dirimu."
Bait terakhir yang tertulis di dalam puisi ra.
"ra?" iya, ra. Kaleyra Renjana. Seorang gadis yang sering meratapi di sela-sela menguningnya langit, dengan kata lain senja. Ra sering sekali menatap langit-langit yang menguning keorenan itu, bukan karena indah, karena senja itu mengandung bayang-bayang yang tidak akan pernah memudar didalam hatinya. Di setiap detik keindahan yang terpencar oleh senja, ra selalu menuliskan beberapa bait untuk mengukur seberapa indahnya senja itu. Namun, pada waktu yang berjalan. Ra menatapi langit-langit itu dengan mata yang berbeda, bukan karena langitnya yang berubah, tetapi dibalik senja itu terdapat bayang-bayang yang bahkan ra sendiri pun bingung. Bukan karena hal lain, tetapi menatap senja dengan bayang-bayang seseorang tidak pernah tercatat di dalam buku kehidupan.
"Siapakah seseorang itu? apakah dia seindah senja? mengapa ra menaruh bayang-bayangnya di sela sela senja?"
Pertanyaan yang sering dipertanyakan oleh seseorang. Namun, kenapa ra sangat sulit untuk menjawabnya? Sebenarnya, ada apa dengan seseorang itu?
-don't copy, ide ini murni dari kepala saya sendiri.
Tutti i diritti riservati