GEOVANO

GEOVANO

  • WpView
    Reads 3
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jun 24, 2026
BUKAN LAPAK PLAGIAT INI MURNI HASIL PEMIKIRAN SENDIRI, JIKA ADA NAMA ATAU TOKOH YANG SAMA ITU KETIDAKSENGAJAAN PENULIS!!🚫‼️‼️‼️🚫 Geovano? Ya, itu nama dari seorang laki-laki yang hidupnya penuh dengan misteri dan teka teki yang belum pernah terpecahkan. Tidak ada warna dalam hidup nya kecuali kegelapan yang selalu menyelimuti nya.Ia memiliki pacar namun, hubungan mereka bukan lah di dasari oleh cinta melainkan karena keegoisan orang tua. Dan geovano termasuk anak yang terlibat dalam keegoisan orang tua nya sendiri. Tidak ada kebahagiaan, hanya ada kesakitan yang hinggap di dalam hidup nya. Sampai kedatangan seorang gadis aneh yang semakin membuat kehidupannya menjadi semakin kacau tak beraturan. Gadis aneh yang sangat menyebalkan, gadis yang selalu mengatur hidup nya. Akankah geovano menerima gadis aneh yang tiba-tiba masuk ke dalam hidup nya? Lalu, bagaimana dengan nasib pacarnya? Ikuti kisah mereka di dalam cerita GEOVANO!! "Kevrio? Nama yang bagus aku suka, mulai sekarang aku panggil kamu itu ya!!" "Jangan ikutin gua!"
All Rights Reserved
#863
darkromance
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nala dan Mas Juragan
  • The Villain Mother
  • De Andere Weg (END)
  • Chasing Sanara
  • I Won't Be the Tragic Fiancée (END)
  • Almost Married (END)
  • The Last Yes!
  • DOMINEX | The Crime Lock
  • Revenge Marriage (SELESAI)
  • SASMITA CANDALA (21+)

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines