Langit Mafia

Langit Mafia

  • WpView
    Reads 34
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jul 6, 2026
don't plagiat!! Cerita ini akan mengandung banyak adegan yang sangat sensitif. Seperti mafia gangster couple. [S P O I L E R] "AKU AKAN MEMBUNUHMU!" Katanya sambil menodongkan pisau di depan matanya. "JLEBB" Tepat sekali pisau itu menancap di bagian dada sebelah kirinya. "KAU AKAN MATI DI TANGANKU SEKARANG JUGA HA-HA-HA" Teriaknya sambil menusuk - nusuk tubuh Sementara di ruangan lain. "ARGHHHHH" Jerit seorang wanita yang sudah basah karena telah di guyuri bensin sekujur tubuhnya. Dan telah di persiapkan alat peledak juga agar tidak meninggalkan jejak sedikitpun. "Kau akan menjadi debu sebentar lagi." Ucapnya sambil menyalakan korek api dan menyambarkannya pada lantai yang sudah di penuhi oleh bensin. - - - LANGIT MAFIA -Life will be rewarded with life even if we are one family. by afiqah_aprillia
All Rights Reserved
#19
killer
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • NEALINE : Blood and Ice Cream
  • Help, I'm a Zombie!
  • Heyu : Second Gear
  • SALAH OBAT
  • Ervan Carolline
  • Side Character Syndrome
  • LORENZO
  • ANOTHER TRACY
  • INTERLUDE WIFE [ ISTRI SELINGAN ]
  • The Last Antagonis

Es krim adalah hidupnya. Darah adalah nafasnya. Dia dibuang oleh darahnya sendiri. Diselamatkan oleh musuh keluarganya. Diawasi oleh bayang-bayang masa lalunya. Nealine Drakfire. Putri dari organisasi pembunuh paling ditakuti: Wolven. Dalam satu malam, ia difitnah, diburu, dan dinyatakan mati. Tujuannya hanya satu: Menjadi gadis normal yang hobi makan es krim. Dan demi mencapai tujuan itu ia harus menumpahkan bayak darah. Tetapi ... takdir bercanda terlampau kejam. Nealine tidak bisa benar-benar menjadi normal. Ia terjebak diantara dua pria yang rela mati demi melindunginya. Dan ... semakin mereka mencintainya, semakin dalam pula luka yang harus ditanggung. Ia harus memilih, antara pria yang dianggapnya rumah? atau pria yang rela menunggunya di dalam bayang-bayang selama tiga belas tahun? Mencintai adalah pilihan. Dan disetiap pilihan ada darah. Dan rasa darah tidak manis seperti es krim yang disukainya. ... Copyright © 2026 alyzd23. All rights reserved.

More details
WpActionLinkContent Guidelines