Laut Kepada Langit [Brothership]

Laut Kepada Langit [Brothership]

  • WpView
    Reads 10,409
  • WpVote
    Votes 1,643
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jul 19, 2026
WpInfo
Fiction
Social Themes
Illness
Family Life
Abuse and Trauma
​"Kita adalah dua semesta yang berbeda, namun dipertemukan di garis cakrawala yang sama." - Langit Aksara Pramudya. ​"Tapi di garis itu pula aku sadar; egomu terlalu tinggi untuk turun, dan lukaku terlalu dalam untuk ku tunjukkan." - Laut Baskara Pramudya. "Sampai jumpa kembali dalam bentuk sebaik-baiknya kita." - Semesta.
All Rights Reserved
#113
teen
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Radeya's Evanescence
  • BROTHERS
  • NOCTIS SOLARIS
  • Br(other)s !
  • Halve Leven
  • Goodbye Summer [Brothership]
  • Blue Orbit
  • Arkais
  • Detak yang Redup, Benang yang Kusut.
  • Konstelasi Orion dan Cassius

Ada banyak hal yang membuat Radeya berkali-kali ingin menyerah. Menyudahi semuanya. Namun, di sela-sela hidup yang tak pernah benar-benar ramah, Tuhan sesekali menghadirkan kebahagiaan. Kebahagiaan itu bersifat sementara. Tapi cukup untuk membuat Radeya memilih bertahan. Radeya Abimana. Berbeda dengan empat saudaranya yang menyandang marga Wiradinata, namanya berhenti di dua kata. Katanya, Wiradinata memang tidak diperuntukkan baginya. "Kamu tanya, apa alasan saya benci kamu?" Senyum simpul pun terpatri. Ekspresinya bertolak belakang dengan kalimat yang ia ucapkan setelahnya. "Karena kamu nggak akan pernah punya masa depan." Radeya memang diberi kehidupan. Namun sejak awal, hidupnya tak pernah benar-benar diterima. "Radeya cuma pengen hidup, Mbak. Sebagaimana mestinya yang Tuhan beri untuk dia. Tapi kamu menghancurkan semuanya."

More details
WpActionLinkContent Guidelines