Di hari ulang tahun, hidup seorang gadis belia berubah menjadi sebuah perjanjian yang tak pernah ia minta: pernikahan. Demi menyatukan dua nama keluarga, Milly dijodohkan dengan Arthur, seorang pria dewasa, gagah dan tampan bekerja sebagai arsitek berbakat yang dingin, teratur, dan terlalu sempurna untuk disentuh perasaan.
Namun di balik ketenangannya, pria itu telah memiliki tambatan hati, Cintia, seorang model ternama yang anggun dan cantik, cinta mereka belum benar-benar usai.
Pernikahan itu dimulai tanpa janji cinta hanya aturan, jarak, dan batasan serta rasa benci. Satu rumah, dua hati yang menolak saling percaya, dan satu nama lain yang terus menghantui. Di antara sketsa bangunan, jadwal kerja yang padat, dan sorot media pada sang kekasih lama.
Milly, sang istri muda harus belajar bertahan dalam sunyi, menata harapan, dan menemukan kekuatan pada dirinya sendiri.
Di sela luka dan kejujuran yang tertunda, benih perasaan tumbuh tanpa izin menghampiri Milly dan Arthur. Ketika pilihan tak lagi bisa ditunda, mereka dipaksa bertanya: apakah cinta selalu datang sebelum pernikahan atau justru lahir setelahnya? Sebuah kisah tentang perjodohan, kesetiaan yang diuji, dan keberanian memilih hati di tengah luka.
All Rights Reserved