SANG MESIN PEMBUNUH.

SANG MESIN PEMBUNUH.

  • WpView
    Reads 39
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jul 8, 2026
menceritakan tentang seorang yang harus menjadi pembunuh bayaran, ia di paksa oleh bapaknya dan harus menjadi seorang pembunuh di umur sembilan thn, hingga ia dewasa di umur dua puluh empat thn ia harus membunuh. namun semua itu hilang ketika ia bertemu dengan seorang wanita yang mengubah cara pandang hidup Ares. sampai" Ares tahu bahwa ia harus berhenti jika ia ingin hidup tenang dan damai maka ia harus keluar dari lingkaran setan, namun yang tidak tahu oleh Ares adalah bencana sesungguhnya akan dateng.
All Rights Reserved
#539
action
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • evening sky
  • You Are (Not) Alone
  • [1] EPIPHYTE ✔
  • 호랑이와 사슴(holang-iwa saseum)
  • Dragon Stories ✖ G-DRAGON (Oneshot Series)
  • [TAMAT] Help, I'm a Zombie!
  • Twilight(Justin Bieber)
  • Mine
  • STIGMA [Tahap Revisi] || END ✓
  • SALAH OBAT

Seorang gadis berambut pirang panjang, tengah berdiri di dekat tiang lampu menghadap jalan raya dan jauh di depan nya terdapat sungai yang cukup lebar dengan jembatan penghubung sisi jalan raya yang sini dengan yang sana. Manik sang gadis tertuju jauh kepada indahnya langit sore itu. Tepat di ufuk barat ia tengah berhadapan dengan indahnya senja itu. Namun tatapan mata nya memiliki arti yang begitu dalam dan tidak dimengerti oleh orang lain. Ia seperti tengah menunggu sesuatu yang belum bisa dilihat nya saat ini. Entah sesuatu seperti apa itu. Beberapa orang pejalan kaki maupun pengendara yang baru melintasi jalan itu mungkin akan menyangka gadis itu aneh, mungkin juga gila. Tetapi orang-orang yang sudah sering melihatnya berdiri di situ hanya menyapa dan terkadang tersenyum pada sang gadis. Walaupun mereka tetap tidak tahu apa yang tengah dilakukan gadis itu sejak sepuluh tahun yang lalu, ia selalu berdiri di sisi jalan dekat tiang lampu sambil memandangi langit sore setiap hari, walaupun hujan atau salju datang ia tetap setia berdiri di sana sampai matahari benar-benar terbenam lalu ia akan pergi dari sana. Dan esok sore lagi ia akan datang dan berdiri di sana. Terus seperti itu dari sepuluh tahun lalu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines