3 Mommy
  • WpView
    Reads 1,331
  • WpVote
    Votes 95
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jun 30, 2026
nala ialah seorang anak yang selalu salah di mata kedua orang tua nya, setiap hari nala selalu mendapat pukulan dari sang ayah dan bentakan dari sang ibu. nala sebenernya tidak tau apa yang menyebabkan orang tua ny tidak suka dengan diri nya? hidup nala terasa flat dan membosankan, bagi nya percuma hidup kalau orang tua nya saja tidak ingin melihat nya hidup, ia hampir menyerah tetapi datang lah 3 wanita dewasa ke kehidupan nala dan mengubah semua apa yang di alami oleh nala dah segitu aja deskripsi nya, gak jago buat deskripsi mending langsung baca
All Rights Reserved
#93
nachiajkt48
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dendam Tidak Pernah Tidur
  • Just One Night | OS #3
  • Baby A? - ReLine
  • tetap 17 kan?
  • FUSION
  • Eight Cutie Cat
  • Just One Night | OS #2
  • Cerita pendek Gen 12
  • On Air
  • Tumbal Janji Hutang

Ia tidak pernah menginginkan pengakuan. Tidak pernah berharap dianggap sebagai keluarga. Satu-satunya hal yang ia inginkan hanyalah melihat mereka yang telah menghancurkan hidupnya merasakan luka yang sama. Karena dendam tidak pernah benar-benar berakhir. Kebencian tetaplah kebencian. Amarah tetaplah amarah. Maaf tidak akan pernah cukup untuk menghapus semua rasa sakit yang telah ditorehkan. Ada luka yang terlalu dalam untuk disembuhkan dengan penyesalan. Dan ada penderitaan yang hanya bisa dibalas dengan penderitaan. Mereka bilang waktu mampu menyembuhkan segalanya. Namun, tidak dengan dirinya. Setiap penghinaan, setiap air mata, dan setiap luka yang ditinggalkan masih tersimpan rapi dalam ingatannya. Ia tidak menunggu keadilan, Karena Ia menciptakan keadilannya sendiri. Beberapa dosa terlalu besar untuk dimaafkan. Dan beberapa luka terlalu dalam untuk dilupakan. Kini, giliran mereka merasakan apa yang pernah ia rasakan. Sedikit demi sedikit dan Satu per satu. Disclaimer • Karakter para tokoh dalam cerita ini tidak mencerminkan karakter asli dari tokoh asli • Seluruh kejadian dalam cerita merupakan karya fiksi dan tidak ditujukan untuk dikaitkan dengan kehidupan nyata. Selamat Membaca. "Jadilah pembaca yang bijak."

More details
WpActionLinkContent Guidelines