We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Pulang
  • WpView
    Reads 18
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadMatureComplete Fri, Jun 26, 2026
WpInfo
Fanfic
Alternate Universe (AU)
Crossover
Original Character (OC)
Kpop
'Bagus, kayaknya kemampuan bohong adek harus ditingkatkan deh, Pokoknya Mamuy sama Papuy nggak boleh tau tentang ini.. kalau bisa pokoknya adek harus sembuh sendiri. ' Bagi Kwon Jihoon, rumah tak pernah lagi terasa hangat. Di usianya yang masih muda, ia harus terbiasa dengan kesunyian apartemen megah yang selalu ditinggal pergi oleh kedua orang tuanya. Ayah dan ibunya adalah tipikal pekerja keras yang menukar waktu dan kehadiran dengan tumpukan materi, menganggap bahwa mencukupi kebutuhan fisik Jihoon sudah lebih dari cukup. Namun, ada satu hal yang tidak pernah mereka ketahui. Di balik senyum tenang dan sikap penurutnya, Jihoon menyimpan sebuah rahasia besar-sebuah penyakit kronis yang perlahan menggerogoti tubuhnya. Enggan menjadi beban dan sadar betapa "sibuk" dunia orang tuanya, Jihoon memilih bungkam. Ia melewati malam-malam menyakitkan seorang diri, menelan obat-obatannya dalam sembunyi, dan menanggung vonis dokter tanpa sandaran siapapun. Bagi Jihoon, menceritakan kebenaran hanya akan mengacaukan ritme hidup orang tuanya yang terjebak dalam ambisi. Ketika kondisi fisiknya mulai mencapai titik kritis, makna kata "Pulang" bagi Jihoon perlahan bergeser. Ini bukan lagi tentang kembali ke sebuah rumah yang sepi, melainkan sebuah perjalanan akhir menuju kedamaian yang sesungguhnya. Akankah kedua orang tuanya sadar sebelum waktu Jihoon benar-benar habis, ataukah penyesalan terbesar justru datang saat Jihoon telah menemukan jalan "pulang"-nya sendiri? No copy ya ders, ini murni ide author update sesuai mood
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Love me or die
  • Cupiditas Vitae [END]
  • TOXIC BOYFRIEND
  • Garwo
  • Possessive Male Lead
  • Rewriting The Villain (END)
  • I'm Not Just a Figuran
  • Journey
  • Given || Ju Jihoon

"Gila! Axelio benar-benar sakit jiwa!" umpat Yura keras-keras pada kamar kosnya yang sepi. Bagaimana tidak? Axelio Valcrest, sang antagonis pria berdarah dingin, jatuh cinta pada pandangan pertama kepada Arcelia , si female lead yang berhati malaikat. Cinta yang semula indah berubah menjadi obsesi gelap yang mengerikan. Karena cintanya ditolak-sebab Arcelia mencintai sahabat kecilnya, Elvano sang male lead utama-Axelio tanpa ragu menghabisi Elvano dan mengurung Arcelia di dalam mansion mewahnya yang menyerupai sangkar emas. Namun, yang paling membuat Yura meradang adalah nasib tunangan Axelio, Ravena Dracarys. Sebagai antagonis wanita, Ravena begitu terobsesi pada Axelio. Puncaknya, hanya karena Ravena menampar Arcelia demi mempertahankan harga dirinya, Axelio tanpa belas kasihan mengeksekusi tunangannya sendiri. Perut Yura tiba-tiba berbunyi nyaring, memutus untaian kekesalannya. "Aduh, lapar lagi. Keluar bentar deh, di depan gang biasanya masih ada yang jual nasi goreng." Sambil bersenandung kecil untuk mengusir sepi, Yura berjalan menyusuri trotoar malam yang lengang. Dia baru saja hendak menyeberang jalan ketika seberkas cahaya silau memedihkan matanya dari arah samping. Tinnnnnnnnnnn! "Ravena... Sayang, bangun..." Gila! Gue transmigrasi?! jerit Yura dalam hati. "Axel, aku ingin membatalkan pertunangan kita." "Ravena Dracarys..." Axel berbisik rendah, suaranya terdengar seperti seringai iblis yang merayap di kulit. "Kau pikir... kau siapa bisa memutuskan untuk membatalkan pertunangan ini secara sepihak, hm?"

More details
WpActionLinkContent Guidelines