ALEXANDRIA

ALEXANDRIA

  • WpView
    Reads 4
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jun 26, 2026
"Hah, diajak nikah ketua geng motor? Gue sih, NO." "Yakin, gak mau?" "Temenan aja gue ogah, apalagi diajak nikah." "Liat aja nanti, lu belum buka hati buat gue aja." "Idih, GR!" ><>< Andria, cewek jurusan S1 psikolog, menolak lamaran Alex, saat cowok itu bersama orang tuanya melamar Andria di depan dua keluarga mereka. Namun, Alex tak segampang itu menyerah. Di balik sikap barbar klas anak geng motor, Alex punya effort dan inisiatif yang perlahan mampu membuka pintu hati Andria.
All Rights Reserved
#466
kejahatan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • MINE, NO ONE ELSE (ON GOING)
  • DOMINEX | The Crime Lock
  • Pawang Hantu Om Aktor
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • The Dateline [END]
  • Silent Traces by the Sea
  • Be My Wife
  • I Won't Be the Tragic Fiancée (END)
  • Nala dan Mas Juragan
  • Revenge Marriage (SELESAI)

[DI LARANG KERAS COPY PASTE]. FOLLOW SEBELUM BACA !!! Bagi semua orang di SMA Garuda, Axel Regantara adalah monster temperamental yang paling dihindari. Badboy ketua geng, tukang berantem, dan dingin tak tersentuh. Tapi bagi Reina Alvionita, Axel adalah masa lalu kelam yang ingin ia kubur dalam-dalam. Reina mengira kepindahannya ke sekolah ini akan membawa ketenangan. Namun, takdir justru membawanya kembali ke hadapan Axel. Bedanya, Axel yang sekarang tidak lagi menindasnya seperti dulu. Tatapan cowok itu berubah menjadi sebuah obsesi. Axel mengklaim Reina secara terang-terangan. Siapa pun yang berani menatap Reina terlalu lama, berkomentar genit di sosial medianya, atau sekadar mendekat, harus siap berhadapan dengan kepalan tangannya. Semua orang takut pada Axel. Tapi hanya Reina yang berani membentak cowok itu-dan anehnya, Axel selalu nurut. Di antara emosinya yang gampang meledak dan kepalan tangannya yang penuh luka berantem, Axel menyimpan satu kalimat mutlak untuk gadisnya: "Gue bisa dihancurin siapa aja, Princess. Tapi jangan lo. Karena kalau lo yang pergi, gue bisa gila."

More details
WpActionLinkContent Guidelines