TERNYATA DEWASA SEPERTI INI (TAMAT)

TERNYATA DEWASA SEPERTI INI (TAMAT)

  • WpView
    Reads 203
  • WpVote
    Votes 39
  • WpPart
    Parts 34
WpMetadataReadComplete Fri, Jul 17, 2026
WpInfo
Fiction
Social Themes
Growth and Self-Discovery
Romance
Slice of Life
Jika kamu dewasa, banyak tuntutan dan penderitaan, kamu tidak sendirian. Usia 27 tahun, tidak cantik-cantik banget, belum mapan, belum menikah, itulah Vieran. Tidak punya privilege ekonomi, membuatnya tidak leluasa perawatan kecantikan. Pekerjaannya yang melihat banyak perceraian, membuat hasratnya untuk menikah hilang. Orang-orang menganggapnya hebat karena pekerjaanny, tapi hanya dia yang tahu seberapa isi saldo rekeningnya, tekanan batinnya, dan ketakutannya. Masing-masing manusia punya jalan menuju kedewasaannya sendiri. Inilah jalan kedewasaan Vieran. Jika kamu lelah dalam perjalanan kedewasaan ini, maka kamu adalah teman seperjuangan Vieran dalam perjalanan memahami bahwa dewasa ternyata seperti ini.
All Rights Reserved
#51
adulting
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Revisi Jarak Satu Tembok (END)
  • Mas Sanjaya NYA Gayatri [END]
  • Lamaran Pura-Pura, Nikah Beneran
  • A Contract Of Love and Desire
  • Growing With Me
  • Kita Bertemu Kembali
  • Anna Si Ibramphobia
  • Berawal Karna Penasaran
  • Istriku Semanis Kopi Susu
  • [2] Tangled Vows | Revisi

Alea Zefanya, seorang konten kreator yang heboh dan berantakan, baru saja pindah ke apartemen studio impiannya. Sayangnya, dinding apartemen itu setipis tisu. Tetangga sebelahnya, Bara Mahesa, adalah seorang editor buku yang butuh ketenangan mutlak dan sangat perfeksionis. Perang dimulai dari ketukan di dinding, protes soal paket nyasar, hingga insiden lainnya. Namun, ketika Alea butuh bantuan prihal monster dikamarnya dan Bara butuh orang untuk pura-pura jadi pacarnya di nikahan mantan, gencatan senjata pun terjadi. Siapa sangka, keributan di balik tembok itu justru yang bikin kangen?

More details
WpActionLinkContent Guidelines