We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
After, Us

After, Us

  • WpView
    Reads 661
  • WpVote
    Votes 105
  • WpPart
    Parts 15
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Aug 21, 2026
WpInfo
Fanfic
ATEEZ
Alternate Universe (AU)
Kpop
Delapan orang. Delapan cerita yang tidak pernah benar-benar selesai. Di balik tawa yang terdengar paling keras, ada seseorang yang sedang berusaha menyembunyikan sunyi. Di balik seseorang yang selalu terlihat kuat, ada hati yang diam-diam meminta untuk dipahami. Sebuah pertemuan yang terlihat biasa membawa mereka pada satu tempat yang sama: sebuah band yang awalnya hanya menjadi pelarian, namun perlahan berubah menjadi rumah. Mereka tidak tahu bahwa setiap orang yang mereka temui membawa masa lalu yang belum selesai. Tentang kehilangan yang tidak pernah dibicarakan. Tentang rahasia yang sengaja dikubur. Tentang seseorang yang masih menunggu jawaban dari kejadian bertahun-tahun lalu. Semakin dekat mereka, semakin banyak hal yang mulai terbuka. Karena terkadang, hal yang paling sulit bukanlah melupakan masa lalu... Tapi menerima bahwa masa lalu masih menjadi bagian dari diri mereka. Dan mungkin, setelah semua yang terjadi... mereka bukan hanya menemukan musik. Mereka menemukan satu sama lain. After Us.
All Rights Reserved
#1
songmingi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cupiditas Vitae [END]
  • ENEMY [Keonhyeon]
  • Given || Ju Jihoon
  • Skripsi Dan Buku Nikah
  • I'm Not Just a Figuran
  • FRIEND'S? - KRATINGMEEN
  • Love me or die
  • Rewriting The Villain (END)
  • KERSA NARENDRA
  • Journey

Rio hanya ingin hidup tanpa memperdulikan penolakan yang selalu mengikuti langkahnya. Hidup dioper dan dieksploitasi adalah bagian hidupnya. Harusnya ia sudah mati. Entah akhirnya akan tenang atau malah terjebak di dimensi yang lebih mengerikan daripada hidupnya sekarang. Tapi dia kembali membuka mata. Di dua bulan sebelum kematian datang menjemputnya. Waktu terlalu singkat. Rio memutuskan dengan cepat. Dia masih punya kesempatan untuk lari dan hidup, kan? Sebuah skenario yang janggal untuk sebuah ketidaksengajaan membuatnya bertemu dengan sahabat ayahnya, yang memberikan secercah harapan akan tempat berteduh yang aman. Rio tidak pernah punya harapan yang rakus. Ia hanya ingin bertahan hidup. Benar-benar tidak tahu bahwa kenyamanan juga memaksanya untuk terluka dan berlapang dada.

More details
WpActionLinkContent Guidelines