We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Hanya Ingin Pelukmu

Hanya Ingin Pelukmu

  • WpView
    Reads 566
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadComplete Tue, Jul 14, 2026
WpInfo
Fiction
Action and Thriller
Psychological
Romance
Romantic Comedy
Seberapa sakit rasanya ketika seseorang yang seharusnya menjadi tempat berlindung justru menjadi sumber luka terdalam? Saat semua orang mendapatkan pelukan hangat dari seseorang yang berarti dalam hidupnya, justru ia hanya mendapatkan luka sepanjang hidupnya Mampukah ia bertahan? Mampukah ia meraih kata BAHAGIA? Yang penasaran gimana alurnya, jangan lupa pantangin terus ya, update cerita terbaruku
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hello, Mr. Mafia!
  • [TAMAT] Help, I'm a Zombie!
  • The Last Antagonis
  • Side Character Syndrome
  • Jangan Halangi Pensiun Diniku, Mas Aktor!
  • NEALINE : Blood and Ice Cream
  • Ervan Carolline
  • Cinta Yang Tumbuh Bersama
  • Stuck Between The Pags
  • AVISENA

Arunika Sandyakala, gadis 22 tahun yang tengah menikmati healingnya di Italia, tepatnya di kota Roma, harus bernasib sial karena tiba-tiba diculik oleh beberapa pria berbadan besar dan di sekap di ruang bawah tanah. Dia mengumpati nasib sial yang menimpanya. Kenapa harus berakhir sial menjadi tawanan salah tangkap? Bukannya takut hidupnya berakhir begitu saja di hadapan pria yang menjadi ketua Mafia terbesar di daratan Eropa itu, Arunika malah mengumpati pria pertengahan 30 tahun itu sejadi-jadinya. Matteo, pemimpin Mafia terkenal di daratan Eropa itu cukup takjub dengan gadis yang mengaku korban salah tangkap oleh bawahannya. Dia cukup takjub dengan keberanian Arunika yang meludahinya sembari mengumpat dengan suara melengking khas gadis itu, membuat telinganya pengang selama beberapa detik. "Kau salah tangkap bajingan! Lagi pula untuk apa aku menjadi mata-mata Mafia mu? Not my style sekali, tuan!" ••• This is my first story, don't plagiaze it!

More details
WpActionLinkContent Guidelines