Arka Birendra Danendra tidak pernah menginginkan Kuliah Kerja Nyata (KKN). Baginya, program itu hanyalah kewajiban kampus yang menghabiskan waktu, tenaga, dan biaya. Ia sudah berusaha mencari berbagai cara agar bisa menghindarinya, tetapi takdir justru membawanya menjadi peserta KKN di Desa Pulo Pulo-sebuah desa yang terkenal sebagai destinasi wisata religi.
Keadaan menjadi semakin rumit ketika, tanpa pernah direncanakan, Arka dipercaya menjadi Koordinator Mahasiswa Desa (Kormades). Tanggung jawab besar itu mempertemukannya dengan Gisela Saraswati Maheswari, mahasiswi Manajemen yang secara tak terduga mengisi posisi sekretaris setelah terlambat menghadiri rapat pertama karena menjalani magang.
Berawal dari hubungan profesional sebagai ketua dan sekretaris, keduanya menghabiskan hari-hari menyusun program kerja, menghadiri rapat, menyelesaikan masalah di lapangan, hingga melewati berbagai dinamika kehidupan KKN bersama rekan-rekan satu tim. Di balik kesibukan mengabdi kepada masyarakat, tumbuh percakapan-percakapan sederhana, perhatian yang datang tanpa diminta, dan rasa nyaman yang perlahan hadir tanpa pernah mereka sadari.
Namun, KKN hanyalah sebuah perjalanan singkat.
Sementara kehidupan setelahnya menuntut mereka kembali pada mimpi, keluarga, dan jalan hidup masing-masing.
Ketika waktu terus berjalan, Arka mulai menyadari bahwa ada beberapa pertemuan yang tidak pernah direncanakan manusia, tetapi seolah telah dipersiapkan oleh semesta jauh sebelum keduanya saling mengenal.
Mungkinkah semua ini hanyalah kebetulan?
Atau... barangkali mereka memang harus bertemu?
All Rights Reserved