"Gue bilang berapa kali, Kaa? Gue lurus. Gue suka cewek, bukan cowok kaya lu!"
Bagi Faisal, ketenangan di tahun terakhirnya di SMA Garuda Satria adalah harga mati. Namun, ketenangan itu mendadak sirna sejak Dika-cowok manis dengan tingkat kepercayaan diri setingkat dewa-memutuskan untuk menjadikannya target utama.
Gombalan receh, bekal makan siang, sampai kemunculan tiba-tiba Dika di parkiran sekolah seolah jadi menu wajib Faisal setiap hari.
Faisal terus menolak, membentengi diri dengan status straight-nya.
Tapi Dika punya seribu satu cara untuk menerobos benteng itu. Di antara hiruk-pikuk ujian nasional, taruhan remaja, Dika bertekad membuktikan bahwa garis lurus pun bisa dibelokkan oleh ketulusan.
Apakah Faisal akan tetap bertahan pada prinsipnya, atau justru menyerah pada pesona cowok yang paling sering ia tolak?
END.
All Rights Reserved