We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Line & Curve [SALDIK END]

Line & Curve [SALDIK END]

  • WpView
    Reads 6,970
  • WpVote
    Votes 720
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jun 29, 2026
WpInfo
Fanfic
Romance
Romantic Comedy
Enemies to Lovers
Happy Ending
"Gue bilang berapa kali, Kaa? Gue lurus. Gue suka cewek, bukan cowok kaya lu!" Bagi Faisal, ketenangan di tahun terakhirnya di SMA Garuda Satria adalah harga mati. Namun, ketenangan itu mendadak sirna sejak Dika-cowok manis dengan tingkat kepercayaan diri setingkat dewa-memutuskan untuk menjadikannya target utama. Gombalan receh, bekal makan siang, sampai kemunculan tiba-tiba Dika di parkiran sekolah seolah jadi menu wajib Faisal setiap hari. Faisal terus menolak, membentengi diri dengan status straight-nya. Tapi Dika punya seribu satu cara untuk menerobos benteng itu. Di antara hiruk-pikuk ujian nasional, taruhan remaja, Dika bertekad membuktikan bahwa garis lurus pun bisa dibelokkan oleh ketulusan. Apakah Faisal akan tetap bertahan pada prinsipnya, atau justru menyerah pada pesona cowok yang paling sering ia tolak? END.
All Rights Reserved
#69
saldik
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Love me or die
  • I'm Not Just a Figuran
  • Given || Ju Jihoon
  • TOXIC BOYFRIEND
  • The Threads We Left Behind {Marjames / JJujami}
  • Skripsi Dan Buku Nikah
  • Same, But Not [END]
  • Journey
  • Possessive Male Lead
  • The Unseen Little Guest [TingMeen]

"Gila! Axelio benar-benar sakit jiwa!" umpat Yura keras-keras pada kamar kosnya yang sepi. Bagaimana tidak? Axelio Valcrest, sang antagonis pria berdarah dingin, jatuh cinta pada pandangan pertama kepada Arcelia , si female lead yang berhati malaikat. Cinta yang semula indah berubah menjadi obsesi gelap yang mengerikan. Karena cintanya ditolak-sebab Arcelia mencintai sahabat kecilnya, Elvano sang male lead utama-Axelio tanpa ragu menghabisi Elvano dan mengurung Arcelia di dalam mansion mewahnya yang menyerupai sangkar emas. Namun, yang paling membuat Yura meradang adalah nasib tunangan Axelio, Ravena Dracarys. Sebagai antagonis wanita, Ravena begitu terobsesi pada Axelio. Puncaknya, hanya karena Ravena menampar Arcelia demi mempertahankan harga dirinya, Axelio tanpa belas kasihan mengeksekusi tunangannya sendiri. Perut Yura tiba-tiba berbunyi nyaring, memutus untaian kekesalannya. "Aduh, lapar lagi. Keluar bentar deh, di depan gang biasanya masih ada yang jual nasi goreng." Sambil bersenandung kecil untuk mengusir sepi, Yura berjalan menyusuri trotoar malam yang lengang. Dia baru saja hendak menyeberang jalan ketika seberkas cahaya silau memedihkan matanya dari arah samping. Tinnnnnnnnnnn! "Ravena... Sayang, bangun..." Gila! Gue transmigrasi?! jerit Yura dalam hati. "Axel, aku ingin membatalkan pertunangan kita." "Ravena Dracarys..." Axel berbisik rendah, suaranya terdengar seperti seringai iblis yang merayap di kulit. "Kau pikir... kau siapa bisa memutuskan untuk membatalkan pertunangan ini secara sepihak, hm?"

More details
WpActionLinkContent Guidelines