We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Cute {Sungsun}

Cute {Sungsun}

  • WpView
    Reads 1,620
  • WpVote
    Votes 236
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Aug 6, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
First Love
Friends to Lovers
Happy Ending
Sejak masih berada di dalam kandungan, Gean Abimanyu Kendrick dan Lenarandra Jelita Zendra sudah ditakdirkan menjadi sahabat. Keduanya tumbuh bersama, berbagi tawa, tangis, hingga berbagai momen memalukan yang hanya diketahui oleh mereka berdua. Namun, ada satu kebiasaan aneh yang dimiliki Gean sejak kecil. Ia selalu tanpa sadar mencubit apa pun yang bentuknya menyerupai puting-entah itu dot bayi, ujung bantal, boneka, atau benda-benda kecil lainnya. Kebiasaan itu seharusnya berhenti seiring bertambahnya usia. Sayangnya... tidak. Anehnya lagi, kebiasaan itu justru selalu "aktif" setiap kali Gean berada di dekat Nara. Lenarandra, si cowok polos yang terkenal lambat menangkap situasi, entah bagaimana selalu menjadi korban. Baik saat sedang mengobrol, menonton film, bermain gim, bahkan ketika sedang fokus mengerjakan sesuatu, tangan Gean seperti bergerak sendiri dan berakhir dengan sebuah cubitan yang membuat Nara memekik kesal. Yang lebih aneh lagi, Gean sendiri sering baru sadar setelah melakukannya. Sementara Nara sudah pasrah menghadapi sahabatnya yang memiliki kebiasaan super absurd itu.
All Rights Reserved
#32
cute
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nala dan Mas Juragan
  • Clause of Us
  • My Celestia || Kabur dari Perjodohan, Jatuh ke Pelukan Konglomerat [21+]
  • GARWO KINASIH SANG DALANG
  • Love For Rent (Antagonist Love Story)
  • Silent Traces by the Sea
  • Círculo del Destino
  • DOMINEX | The Crime Lock
  • ONESHOOT 21+
  • Pregnant With The Protagonist's Child (END)

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines