An-Zhu's Gambit

An-Zhu's Gambit

  • WpView
    Reads 9,529
  • WpVote
    Votes 1,721
  • WpPart
    Parts 35
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Oct 4, 2026
WpInfo
Fanfic
Crossover
Famous Figure: Actor
Historical
Ancient Empires
"Apapun gue lakuin asal bukan ngerjain skripsi!" Eliot mengatakannya seperti sebuah mantra yang terus diulang. Baginya, skripsi adalah momok mengerikan. Sampai akhirnya ia melakukan ritual nekat bersama temannya untuk masuk ke dalam sebuah novel. *** Berlatar Dinasti Da Qiu tahun ke-20 era Xuanheng. Dimana istana kekaisaran tengah bergejolak memperebutkan kursi kepemimpinan. Eliot masuk ke dalam tubuh anak bernama Huang Xing. Memerankan Kun Ze jadi-jadian yang diasingkan ke paviliun merah. Berbekal pengetahuan melalui novel yang sempat dibaca, Eliot bertekad ingin menundukkan sang Putra Mahkota. Qiu Dingjie. *** WARNING!!! Cerita murni karangan tanpa ada sangkut paut dengan sejarah manapun. Harap bijak dalam membaca. 1. DILARANG PLAGIAT! 2. Up sesuai dengan mood 3. Anak kecil silahkan menyingkir
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • TOUCH-ME-NOT [keonhyeon]
  • Tokoh Pendukung Wanita
  • A House Between Us
  • Your Daddy My Husband
  • PAMENGKU | NOMIN
  • I'm Not Just a Figuran
  • Given || Ju Jihoon
  • Obsession Overdose
  • Possessive Male Lead
  • Rewriting The Villain (END)

Satu kampus tahu kalau Kenan Abyasa adalah benteng kokoh Fakultas Teknik yang tidak tersentuh. Dia tampan, perfeksionis, bermulut ketus, dan punya aturan mutlak yang tidak boleh dilanggar siapa pun: jangan pernah menyentuh fisiknya secara sembarangan. Tapi, aturan itu seolah tidak berlaku bagi Seva Ananta. Sebagai mahasiswa FEB yang modis, wangi, dan dipenuhi pesona centil yang menggemaskan, Seva sengaja menjadikan Kantin Pusat sebagai medan perang hariannya. Mulai dari sengaja mengantarkan minuman manis, memanggil dirinya sendiri dengan sebutan nama, hingga gestur natural menyelipkan poni ke belakang telinga demi memancing perhatian sang pujaan hati. Semua orang mengira Seva akan segera didepak oleh sifat dingin Kenan. Namun di balik layar, saat tidak ada pasang mata yang melihat, justru cowok kaku itulah yang selalu memegang kendali; dengan sengaja menarik kerah kemeja Seva agar mendekat, atau menahan pinggang si gembul itu sedikit lebih lama agar tidak berpaling ke orang lain. Karena bagi Kenan, aturan Touch-Me-Not miliknya punya satu pengecualian besar, dan nama pengecualian itu adalah Seva.

More details
WpActionLinkContent Guidelines