Just What?

Just What?

  • WpView
    Reads 2
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jun 28, 2026
Teman dan cinta. Dua kata yang apabila di satukan dapat memiliki ending yang terkadang tidak kita ketahui. Meskipun kita bisa menebaknya, ternyata kita juga bisa meleset. Membuat kita berpikir, apakah sebenarnya alasan dibalik bersatunya dua kata itu. Apa yang terjadi apabila mereka di satukan? Dan apa yang terjadi apabila mereka justru menjadi awal bencana yang cukup besar? Apakah sang penerima rasa bisa menerima nya?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sin of The Villainess
  • 𝐎𝐍𝐄 𝐒𝐇𝐎O𝐓🔞 •VKOOK
  • Transmigrasi: The Villain's Stepmother
  • Just let me live, Duke!
  • Shaenette: Skenario Kedua
  •   My Switched Daughter END
  • A Family of Villains
  • The Duke'S Red String
  • New life, New problems [END]
  • GALEN PRADIPTA

Sera terbangun sebagai Seralyne Veyrath, villainess yang ditakdirkan mati, dihukum penggal atas perintah tokoh utama laki-laki pada hari pertamanya naik takhta. Sera hanya ingin satu hal: bertahan hidup. Untuk itu, dia mengambil satu keputusan, menjelaskan siapa dia sebenarnya, lalu membebaskan budak di penjara bawah tanah yang selama ini dilecehkan oleh tokoh Seralyne. Rhovant Winterfeld. Budak Seralyne. Tokoh utama laki-laki. Putra Mahkota yang hilang. Orang yang kelak akan mengeksekusinya. Dan yang mengejutkan adalah ... laki-laki itu memiliki wajah yang mirip dengan wajah mantan kekasih Sera di dunia modern. "Mengapa Anda membuang saya?" Dia mencium kaki Seralyne, seolah itu hal paling wajar di dunia. "Bukankah Anda menyukai wajah saya, My Lady?" * @atarazavian

More details
WpActionLinkContent Guidelines