Di Planet Asteria, setiap orang dipercaya memiliki orbitnya sendiri. Ada yang berjalan berdampingan hingga akhir perjalanan, ada pula yang hanya dipertemukan untuk saling mengubah sebelum melanjutkan arah yang berbeda.
Lyra Aven tidak pernah membayangkan hidupnya akan keluar dari jalur yang telah ia susun dengan rapi. Sebagai siswi jalur prestasi tingkat dua di Akademi Astra Verdan sekaligus sekretaris Dewan Siswa Astra, ia terbiasa hidup di bawah ekspektasi. Kesalahan sekecil apa pun terasa seperti noda yang tidak boleh ada.
Berbanding terbalik dengannya, Kael Ravel datang sebagai siswa baru jalur prestasi dengan langkah ringan dan senyum yang seolah mampu mencairkan suasana. Kreatif, spontan, dan sulit ditebak, Kael melihat dunia sebagai tempat yang selalu menyimpan kemungkinan baru. Takdir mempertemukan mereka kembali di organisasi yang sama, tanpa keduanya menyadari bahwa mereka pernah berbagi ruang kelas kecil di tempat les semasa kanak-kanak.
Hari demi hari, perbedaan yang semula melahirkan benturan perlahan berubah menjadi saling memahami. Di balik rapat yang melelahkan, tugas akademik yang tak kunjung usai, dan kehidupan asrama yang penuh dinamika, mereka menemukan seseorang yang mampu menerima sisi diri yang selama ini mereka sembunyikan dari orang lain.
Namun, tidak semua perjalanan ditentukan oleh isi hati. Ketika masa depan mulai menuntut pilihan, keluarga Kael menjadi tembok yang sulit ditembus. Sementara waktu terus bergerak menuju hari kelulusan, keduanya dipaksa menghadapi kenyataan bahwa mencintai seseorang tidak selalu berarti dapat berjalan bersamanya. Sebab ada pertemuan yang tidak ditakdirkan menjadi akhir. Ada cinta yang tidak pernah benar-benar hilang, meski akhirnya memilih hidup di langit yang berbeda.
All Rights Reserved