Silence and Structure

Silence and Structure

  • WpView
    Reads 156
  • WpVote
    Votes 52
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jul 7, 2026
Di tengah hiruk-pikuk lorong Fakultas Sastra, Yasan Shinara selalu menjadi sebuah titik ketenangan tersendiri. Yasa terlahir sebagai seorang tuna wicara, sebuah kekurangan yang sayangnya membuat banyak orang di sekitarnya memilih untuk menjaga jarak. Tak jarang, bisikan sinis dan ejekan dari beberapa mahasiswa seangkatannya mampir di telinganya. Namun, Yasa tidak peduli. Ia mengunci fokusnya hanya pada satu hal- kuliahnya harus berjalan lancar dan selesai tepat waktu. Kehidupan kampus Yasa yang tenang dan monoton itu mendadak berubah arah ketika radar seorang mahasiswa dari dunia yang sepenuhnya berbeda mulai mengarah kepadanya. Dia adalah mahasiswa dari Jurusan Teknik Sipil. Sosoknya adalah definisi dari kontras yang sempurna jika disandingkan dengan Yasa. Perawakannya gagah dan tinggi, dengan rahang tegas dan ekspresi wajah yang selalu tampak tenang namun dingin. Di kalangan mahasiswa, terutama para mahasiswi dari berbagai fakultas, cowok sipil itu adalah idola yang selalu dikejar-kejar. Namun, sikapnya yang acuh tak acuh membuat tidak ada satu pun perempuan yang berhasil menarik perhatiannya. Siapa yang menyangka bahwa di antara ratusan orang yang mendambakannya, atensi penuh cowok itu justru jatuh kepada Yasa. Mahasiswa teknik sipil yang terbiasa dengan struktur bangunan yang kokoh dan perhitungan yang kaku itu justru merasa tertarik dan terpikat oleh keheningan serta keindahan yang dibawa oleh sang mahasiswa sastra. Langkah kaki orang itu yang biasanya lurus dan cepat, kini mulai sering melambat setiap kali ia melewati koridor Fakultas Sastra, hanya untuk mencari keberadaan sepasang mata cokelat terang milik Yasa. B×B NO SALPAK! DON'T COPY! Story by: S_hovaA
All Rights Reserved
#6
sastra
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Antagonis Hates Socializing [End]
  • Lysander Lowell De Villiers
  • desa kawitan [END]
  • LINTANG PANJER WENGI END
  • Desa Jragat [End] [Revisi]
  • Secret Relationship
  • Auto Save!
  • ELION (bl)
  • ELIAN

"Kalau gue tahu baca novel murahan bisa bikin mati, gue pasti udah berhenti dari dulu." Calyza membuka mata di kamar mewah. kepalanya sakit. pelayan menangis. dan seseorang berkata; "Nona Nyzelle akhirnya sadar..." Lalu Calyza melihat cermin. dan langsung berkata; "...sial."

More details
WpActionLinkContent Guidelines