Bagi anak-anak di SMA Negeri Orion, pojok kiri belakang kelas, tepat di dekat barisan sapu dan kain pel yang remang-remang sebuah kerajaan kecil yang tak tersentuh. di sanalah pertemanan bermula. Sebelas jiwa dengan isi kepala yang sepenuhnya berbeda, dipaksa menyatu oleh takdir putih abu-abu.
Ada Elina Halim, sikeras kepala yang penuh dengan imajinasi liar. Di dekatnya, ada Alvaro dan Kevino, sepasang bayangan yang tak pernah habis memancing tawa di koridor sekolah. Sementara itu,Joshua dan Jose, dua cowok yang menjadi andalan dibarisan depan yang selalu menjadi penengah. pertemanan masa remaja mereka semakin seru dan menyenangkan ditambah dengan kehadiran Vionna yang dingin, Anggi yang polos, Jennie dengan kelembutannya, Tasya yang nakal namun elegan, serta Lusi si tomboy yang apa adanya. Bersama satu kepingan sahabat lain yang melengkapi mereka, ikatan ini tampak mustahil untuk dipisahkan.
Mereka bertumbuh bersama, melanggar aturan, menikmati waktu remaja mereka, dan jatuh cinta secara ugal-ugalan di antara riuh koridor dan detik waktu yang berjalan cepat, sembari meninggalkan jejak tawa yang kelak akan dirindukan.
Bagi mereka, Kesebelasan adalah sebuah komitmen tempat mereka berjanji untuk saling menjaga dan pasang badan. Namun, masa muda selalu punya cara tersendiri untuk menguji ketulusan. Di balik riuhnya tawa di ruang kelas dan manisnya romansa remaja yang berjalan di halaman sekolah, waktu perlahan menyisipkan rahasia yang tidak pernah diduga siapa pun. Ketika peluit panjang kelulusan mulai mendekat, sebuah teka-teki tak kasat mata mulai menguji fondasi yang selama ini mereka sebut rumah.
Buka lembar pertama, dan bersiaplah menjadi saksi dari awal mula segalanya. Sebab di balik tawa paling riuh, terkadang ada cerita lain yang sedang menunggu untuk terungkap.
All Rights Reserved