STILL BOUND

STILL BOUND

  • WpView
    Reads 538
  • WpVote
    Votes 76
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published about 3 hours ago
"Aku terus menunggumu...kenapa kau tidak datang,Cedric?" "Berhentilah bersandiwara,Master. Saya sudah tahu bahwa Andalah dalang di balik penculikan ini." Mendengar tuduhan itu,Elena tertawa lirih.Dengan tangan gemetar,ia menarik tudung jubahnya, menyembunyikan wajah yang dipenuhi luka lebam dan darah yang telah mengering. Setelah semua yang mereka lalui bersama,di mata pria itu ia tetaplah wanita licik yang pantas dibenci. *** Di kehidupan sebelumnya,ia adalah Bunga-seorang wanita yang meninggal tragis setelah tertabrak truk sepulang dari mengurus perceraian dengan suaminya yang berselingkuh. Saat membuka mata,ia telah menjadi Elena Weasley,salah satu selir Kekaisaran Eldoria. Tanpa mewarisi ingatan pemilik tubuh itu,Bunga dipaksa hidup sebagai Elena, menanggung kebencian,dosa,dan kesalahan yang bukan miliknya.Di dunia yang dipenuhi intrik,pengkhianatan,dan perebutan kekuasaan,ia hanya ingin bertahan hidup. Namun,takdir telah menyiapkan akhir yang kejam untuknya. "Hari ini, pengkhianat Kekaisaran,Elena Weasley,akan dieksekusi!" Sorak ribuan rakyat menggema, saat Elena mengangkat kepalanya. Di hadapannya berdiri Cedric-pria yang dahulu tak memiliki apa-apa, kini telah menjadi pahlawan perang sekaligus orang yang akan mengakhiri hidupnya. "Bukan aku... Percayalah, sungguh bukan aku yang melakukannya." "Kau masih mengelak hingga akhir." "Cedric...setelah semua yang kita lalui.. apakah kau menyesal bertemu denganku?" "Ya,"jawabnya tanpa ragu."Aku sangat menyesalinya." "Lalu kenapa kau tidak langsung membunuhku saat itu?Jika pada akhirnya... kau tetap akan membunuhku." "Karena kau masih berguna saat itu." "Lalu sekarang...?" "Dengan kau mati di tanganku... itulah kegunaanmu yang terakhir." Senyum pahit terukir di bibir Elena. "Baiklah... aku mengerti." Sesaat kemudian,pedang menembus dadanya.Ironisnya, pedang itu adalah pedang yang dahulu ia hadiahkan pada Cedric. Di ambang kematian,Elena berbisik lirih. "Aku... berharap tidak pernah mencintaimu."
All Rights Reserved
#150
love
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Silent Traces by the Sea
  • Revenge Marriage (SELESAI)
  • Pawang Hantu Om Aktor
  • Be My Wife
  • MINE, NO ONE ELSE (ON GOING)
  • DOMINEX | The Crime Lock
  • I Won't Be the Tragic Fiancée (END)
  • Nala dan Mas Juragan
  • The Dateline [END]
  • Stand by Me (END+LENGKAP)

Di antara kerasnya dunia militer dan lembutnya kehidupan rumah tangga, Saras dan Agam belajar memahami arti pulang yang sesungguhnya. Lituhayu Saraswati Rahardjo, perempuan Jogja yang halus dan mudah tersentuh, harus hidup berdampingan dengan Agam Ferdinand Al-Ghazi Nasution, prajurit Angkatan Laut berdarah Batak yang tegas, keras, dan terbiasa dengan disiplin tanpa kompromi. Perbedaan cara bicara, budaya, hingga cara mencintai membuat mereka sering salah paham, namun perlahan justru saling menemukan ruang untuk bertumbuh. Saat kebahagiaan baru saja hadir lewat kehamilan Saras, tugas negara kembali memanggil Agam jauh dari rumah. Di tengah jarak, rindu, dan ketidakpastian, keduanya dipaksa belajar bahwa cinta tidak selalu hadir dalam kata-kata lembut, tetapi juga dalam kesetiaan yang tetap bertahan meski dipisahkan oleh laut, waktu, dan tugas. 21+ Copyright ©signorinarose 2025 Adult Romance by Signorina Rose

More details
WpActionLinkContent Guidelines