Kita Bertemu Karena Algoritma

Kita Bertemu Karena Algoritma

  • WpView
    Reads 30
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jun 29, 2026
Avelia Naretha Pramudya percaya bahwa tidak ada yang namanya kebetulan di internet. Semua yang muncul di layar ponsel hanyalah hasil algoritma yang mempelajari kebiasaan, minat, dan setiap jejak digital yang ia tinggalkan. Namun, satu hal tidak pernah bisa ia jelaskan. Mengapa Elizar Arka Mahendra selalu muncul di setiap sudut hidupnya? Dimulai dari video yang sama di beranda, playlist Spotify yang identik, kursi kosong di perpustakaan, hingga kafe yang mereka kunjungi tanpa pernah saling berjanji. Seolah ada sesuatu yang terus mendorong mereka untuk bertemu, lagi dan lagi. Awalnya mereka hanyalah dua orang asing yang saling mengabaikan. Lalu berubah menjadi rival karena sebuah kesalahpahaman yang viral di media sosial. Anehnya, setiap kali mereka berusaha menjauh, algoritma justru menemukan cara baru untuk mempertemukan mereka. Di tengah hubungan yang dipenuhi adu argumen, candaan, dan momen-momen yang tak terduga, Avelia mulai menyadari bahwa ada pola yang terasa terlalu sempurna untuk disebut kebetulan. Benarkah semua ini hanya ulah algoritma? Atau ada seseorang yang diam-diam sedang memainkan hidup mereka dari balik layar? Saat batas antara takdir, teknologi, dan pilihan hati mulai kabur, Avelia dan Elizar harus memutuskan satu hal: mengikuti apa yang direkomendasikan algoritma, atau mempercayai perasaan mereka sendiri. Di zaman ketika aplikasi bisa menebak lagu favoritmu, tempat yang ingin kamu kunjungi, bahkan orang yang mungkin kamu sukai... masih bisakah cinta disebut sebagai sebuah kebetulan?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SASMITA CANDALA (21+)
  • The Last Yes!
  • I Won't Be the Tragic Fiancée (END)
  • Almost Married (END)
  • Chasing Sanara
  • Revenge Marriage (SELESAI)
  • DOMINEX | The Crime Lock
  • De Andere Weg (END)
  • The Villain Mother
  • Nala dan Mas Juragan

🔞⚠️Note: Cerita ini 21+ ya. Isinya untuk dewasa, mohon bijak dalam membaca. ****** Di Fakultas Ilmu Budaya tempat Andini menuntut ilmu, terdapat satu keanehan yang mencolok: seorang dosen bernama Bapak Mahapraja Hapsari. Setiap kali mengajar, beliau selalu mengenakan kain batik sebagai bawahan. Beliau tidak pernah mengenakan celana kain. Kain tersebut dipadupadankan dengan kemeja berwarna teduh, seperti krim, cokelat muda, putih gading, hijau pupus, dan sesekali merah muda. Penampilannya selalu tampak rapi dan konsisten. Pada awalnya, ketika baru memasuki semester pertama, Andini mengira bahwa hal tersebut hanyalah gaya berbusana biasa. Namun, hingga memasuki semester ketiga, gaya berpakaiannya tidak pernah berubah. Pada suatu siang, karena rasa ingin tahu yang besar, Andini memberanikan diri bertanya secara langsung dengan sopan dan santun. Ia bertanya mengapa beliau tetap mengenakan kain lebar yang terkesan gerah di cuaca panas seperti ini. Dosen yang bertubuh besar dan kekar dengan kulit berwarna cokelat mengilat itu tidak segera menjawab. Ia justru balik bertanya, "Kamu bukan orang Jawa asli, bukan?" "Iya, Pak. Saya orang Sunda. Ibu saya yang berdarah Jawa," jawab Andini. Pria itu bergumam pelan, "Sayang sekali." Wajahnya seketika tampak muram. "Jika kamu benar-benar ingin tahu, temui aku di ruanganku pukul lima sore," ujarnya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines