Dia Baik, Aku Terjatuh

Dia Baik, Aku Terjatuh

  • WpView
    Reads 782
  • WpVote
    Votes 528
  • WpPart
    Parts 15
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published 33 minutes ago
"Jatuh cinta memang seru, tapi kenapa kisahku tidak seperti itu." Nayara Keisya Althaea percaya bahwa mimpi selalu berada di atas segalanya. Baginya, cinta hanyalah distraksi yang bisa membuat peringkatnya turun. Namun, hari pertama SMA mempertemukannya dengan dua cowok yang perlahan mengubah dunianya. Arka Mahesa, si jahil yang selalu berhasil membuatnya kesal, tetapi diam-diam menjadi tempat paling nyaman untuk pulang. Dan Davian Adhyaksa, sahabat Arka yang lebih dulu memperhatikan Nayara dalam diam, menyimpan perasaan yang tak pernah berani ia ungkapkan demi menjaga persahabatan. Di antara ambisi, persaingan, dan mimpi yang harus dikejar, Nayara dihadapkan pada pilihan yang tidak pernah ia bayangkan. Karena terkadang orang yang datang lebih dulu bukanlah orang yang akhirnya dipilih. Dan cinta pertama tidak selalu berakhir menjadi cinta terakhir.
All Rights Reserved
#1
arka
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nala dan Mas Juragan
  • I Won't Be the Tragic Fiancée (END)
  • Silent Traces by the Sea
  • Be My Wife
  • DOMINEX | The Crime Lock
  • MINE, NO ONE ELSE (ON GOING)
  • Revenge Marriage (SELESAI)
  • Pawang Hantu Om Aktor
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • The Dateline [END]

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines