1001 Cara Menolak Perjodohan

1001 Cara Menolak Perjodohan

  • WpView
    Reads 33
  • WpVote
    Votes 29
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jul 6, 2026
Nirmala sudah bertekad. Bahwa dia sama sekali tidak mau dijodohkan! Bukan hanya benci, tapi "alergi" pun sama sekali tidak bisa mendeskripsikan rasa anti-nya pada perjodohan. Nirmala bersumpah, bila dia bisa mengatur ulang dunia, dia akan menghapus konsep "perjodohan" di dunia. Sebenci itulah dia pada perjodohan. Tapi kenapa ayahnya malah menjodohkan dia dengan Indra Adipati Wijaya, orang galak tukang atur persis seperti ayahnya tapi versi lebih muda? Aduh! Makin-makin deh, Nirmala tidak mau dijodohkan. Jadi dia bekerja keras dan melakukan segalanya agar Indra mundur dari perjodohan. Tapi pada akhirnya apa yang Nirmala dapat? "Putus? Jangan bercanda. Bahkan jika kamu sembunyi di dalam tanah, saya gali sampai ke inti bumi untuk menemukan kamu." Si Indra malah semakin terobsesi dengannya! Alamak euy, Nirmala sampai pusing tujuh keliling mencoba menyingkirkan pria ini dari kehidupannya. Seseorang! Tolong selamatkan Nirmala!
All Rights Reserved
#179
perjodohan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Love me or die
  • TOXIC BOYFRIEND
  • Garwo
  • Last Hope - Cawooz
  • FRIEND'S? - KRATINGMEEN
  • Same, But Not
  • The Servant [James Harem]
  • I'm Not Just a Figuran
  • Jodoh Pilihan Mama
  • Justine

"Gila! Axelio benar-benar sakit jiwa!" umpat Yura keras-keras pada kamar kosnya yang sepi. Bagaimana tidak? Axelio Valcrest, sang antagonis pria berdarah dingin, jatuh cinta pada pandangan pertama kepada Arcelia , si female lead yang berhati malaikat. Cinta yang semula indah berubah menjadi obsesi gelap yang mengerikan. Karena cintanya ditolak-sebab Arcelia mencintai sahabat kecilnya, Elvano sang male lead utama-Axelio tanpa ragu menghabisi Elvano dan mengurung Arcelia di dalam mansion mewahnya yang menyerupai sangkar emas. Namun, yang paling membuat Yura meradang adalah nasib tunangan Axelio, Ravena Dracarys. Sebagai antagonis wanita, Ravena begitu terobsesi pada Axelio. Puncaknya, hanya karena Ravena menampar Arcelia demi mempertahankan harga dirinya, Axelio tanpa belas kasihan mengeksekusi tunangannya sendiri. Perut Yura tiba-tiba berbunyi nyaring, memutus untaian kekesalannya. "Aduh, lapar lagi. Keluar bentar deh, di depan gang biasanya masih ada yang jual nasi goreng." Sambil bersenandung kecil untuk mengusir sepi, Yura berjalan menyusuri trotoar malam yang lengang. Dia baru saja hendak menyeberang jalan ketika seberkas cahaya silau memedihkan matanya dari arah samping. Tinnnnnnnnnnn! "Ravena... Sayang, bangun..." Gila! Gue transmigrasi?! jerit Yura dalam hati. "Axel, aku ingin membatalkan pertunangan kita." "Ravena Dracarys..." Axel berbisik rendah, suaranya terdengar seperti seringai iblis yang merayap di kulit. "Kau pikir... kau siapa bisa memutuskan untuk membatalkan pertunangan ini secara sepihak, hm?"

More details
WpActionLinkContent Guidelines