LIAM Sang Pemikat Dingin

LIAM Sang Pemikat Dingin

  • WpView
    Reads 25
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jun 30, 2026
Liam Hiro Wiryawan memiliki segalanya: paras yang mematikan, kekayaan yang disembunyikan, dan posisi sebagai ketua geng "aliran putih" yang disegani di sekolah. Namun, di balik karisma dinginnya, tersimpan luka menganga dari masa kecil-sebuah trauma yang membuatnya memandang wanita sebagai makhluk yang manipulatif dan tidak layak dipercaya. ​Liam punya hobi yang kejam: merusak hubungan orang lain. Ia akan bersikap manis pada gadis yang sudah memiliki kekasih, hanya untuk membuat mereka berpaling dan meninggalkan pacarnya. Namun, begitu gadis itu jatuh ke pelukannya, Liam akan berubah menjadi sosok apatis yang menghilang tanpa jejak. Baginya, itu adalah bentuk hukuman. ​Semuanya berjalan sesuai rencananya, sampai Aleya datang. ​Pertemuan pertama mereka bukanlah dongeng. Bagi Liam, Aleya hanyalah pengganggu jalanan yang menghalangi laju mobilnya. Bagi Aleya, pertemuan itu adalah awal dari obsesi yang tak masuk akal. Meski berkali-kali dibentak, dihina, dan dianggap tidak ada, hati Aleya tetap menolak untuk berpaling. Bahkan saat mereka harus terperangkap dalam satu meja di kelas yang sama, Aleya tetap bertahan, terjebak dalam perang antara otak yang ingin membenci dan hati yang terus memuja. ​Hingga sebuah puncak pertikaian meledak. Liam mencaci Aleya dengan kata-kata paling kejam yang pernah ia ucapkan, meninggalkan luka yang tak lagi bisa ditoleransi. Namun, saat maut mengintai nyawa Liam, Aleya-lah satu-satunya yang maju mempertaruhkan segalanya. ​Sikap dingin Liam akhirnya retak. Namun, kini giliran Aleya yang menarik diri. Ia berusaha keras menuruti akal sehatnya untuk menjauh, sementara Liam justru mendapati dirinya terjebak dalam ambiguitas perasaan yang tak pernah ia inginkan. ​Ketika sang pembenci akhirnya luluh, akankah dia sanggup menembus dinding pertahanan yang dibangun korbannya sendiri? Mampukah Liam meruntuhkan tembok yang ia ajarkan sendiri untuk dibangun oleh Aleya?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • MINE, NO ONE ELSE (ON GOING)
  • Silent Traces by the Sea
  • Balik dari Rantau
  • Be My Wife
  • Revenge Marriage (SELESAI)
  • Nala dan Mas Juragan
  • Pawang Hantu Om Aktor
  • I Won't Be the Tragic Fiancée (END)
  • DOMINEX | The Crime Lock
  • The Dateline [END]

[DI LARANG KERAS COPY PASTE]. FOLLOW SEBELUM BACA !!! Bagi semua orang di SMA Garuda, Axel Regantara adalah monster temperamental yang paling dihindari. Badboy ketua geng, tukang berantem, dan dingin tak tersentuh. Tapi bagi Reina Alvionita, Axel adalah masa lalu kelam yang ingin ia kubur dalam-dalam. Reina mengira kepindahannya ke sekolah ini akan membawa ketenangan. Namun, takdir justru membawanya kembali ke hadapan Axel. Bedanya, Axel yang sekarang tidak lagi menindasnya seperti dulu. Tatapan cowok itu berubah menjadi sebuah obsesi. Axel mengklaim Reina secara terang-terangan. Siapa pun yang berani menatap Reina terlalu lama, berkomentar genit di sosial medianya, atau sekadar mendekat, harus siap berhadapan dengan kepalan tangannya. Semua orang takut pada Axel. Tapi hanya Reina yang berani membentak cowok itu-dan anehnya, Axel selalu nurut. Di antara emosinya yang gampang meledak dan kepalan tangannya yang penuh luka berantem, Axel menyimpan satu kalimat mutlak untuk gadisnya: "Gue bisa dihancurin siapa aja, Princess. Tapi jangan lo. Karena kalau lo yang pergi, gue bisa gila."

More details
WpActionLinkContent Guidelines