We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
cakep cakep sakti

cakep cakep sakti

  • WpView
    Reads 704
  • WpVote
    Votes 41
  • WpPart
    Parts 25
WpMetadataReadMatureComplete Tue, Jun 30, 2026
WpInfo
Fanfic
Among Us
Anushka Sharma
Ace Attorney
Alternate Universe (AU)
Di sebuah sekolah bergengsi di Jakarta, hadir murid baru bernama Mala. Ia bukan gadis biasa, melainkan keturunan peri yang menyembunyikan identitas aslinya. Pertemuannya dengan Rakha, siswa paling berpengaruh dan disegani di sekolah, memulai kisah yang penuh kesalahpahaman, tawa, dan rahasia. Seiring waktu, kekuatan Mala perlahan terlihat, sementara kedekatan mereka memicu kecemburuan dan rencana jahat dari lawan. Akankah rahasia Mala tetap terjaga, atau justru terungkap saat situasi paling genting?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Love me or die
  • Possessive Male Lead
  • Journey
  • The Unseen Little Guest [TingMeen]
  • TOXIC BOYFRIEND
  • The Threads We Left Behind {Marjames / JJujami}
  • Skripsi Dan Buku Nikah
  • I'm Not Just a Figuran
  • Same, But Not
  • Given || Ju Jihoon

"Gila! Axelio benar-benar sakit jiwa!" umpat Yura keras-keras pada kamar kosnya yang sepi. Bagaimana tidak? Axelio Valcrest, sang antagonis pria berdarah dingin, jatuh cinta pada pandangan pertama kepada Arcelia , si female lead yang berhati malaikat. Cinta yang semula indah berubah menjadi obsesi gelap yang mengerikan. Karena cintanya ditolak-sebab Arcelia mencintai sahabat kecilnya, Elvano sang male lead utama-Axelio tanpa ragu menghabisi Elvano dan mengurung Arcelia di dalam mansion mewahnya yang menyerupai sangkar emas. Namun, yang paling membuat Yura meradang adalah nasib tunangan Axelio, Ravena Dracarys. Sebagai antagonis wanita, Ravena begitu terobsesi pada Axelio. Puncaknya, hanya karena Ravena menampar Arcelia demi mempertahankan harga dirinya, Axelio tanpa belas kasihan mengeksekusi tunangannya sendiri. Perut Yura tiba-tiba berbunyi nyaring, memutus untaian kekesalannya. "Aduh, lapar lagi. Keluar bentar deh, di depan gang biasanya masih ada yang jual nasi goreng." Sambil bersenandung kecil untuk mengusir sepi, Yura berjalan menyusuri trotoar malam yang lengang. Dia baru saja hendak menyeberang jalan ketika seberkas cahaya silau memedihkan matanya dari arah samping. Tinnnnnnnnnnn! "Ravena... Sayang, bangun..." Gila! Gue transmigrasi?! jerit Yura dalam hati. "Axel, aku ingin membatalkan pertunangan kita." "Ravena Dracarys..." Axel berbisik rendah, suaranya terdengar seperti seringai iblis yang merayap di kulit. "Kau pikir... kau siapa bisa memutuskan untuk membatalkan pertunangan ini secara sepihak, hm?"

More details
WpActionLinkContent Guidelines