Someone behind the darkness

Someone behind the darkness

  • WpView
    Reads 36
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadMatureComplete Fri, Sep 18, 2026
WpInfo
Fiction
Action and Thriller
Assassin and Espionage
Crime
Sports
Sekolah SMA Bintang Galaxy High School adalah sekolah elit di kota Mafin, kota yang penuh dengan para mafia. SMA Bintang Galaxy High School terkenal sebagai sekolah paling unggul di kota Mafin, tapi di balik itu masih ada murid yang di bully dan pembunuhan tapi semua itu di tutupi oleh kepala sekolah karena sekolah itu memiliki kerja sama dengan polisi kota. Saking banyaknya pembunuhan dan bully di SMA Bintang Galaxy High School sampai di soroti medi berita TV, karena polisi tidak ingin menyelidikinya karena sekolah itu berkerja sama dengan polisi kota. Sampai pada akhirnya seorang agen rahasia dari kepolisian bintang satu yaitu Elrick Valentino Arkananta di tugaskan menyamar dan mencari bukti-bukti juga menjadi dalang di balik kegelapan sekolah SMA Bintang Galaxy High School di dengan kelima murid dari geng motor bernama Black Dragon (naga hitam). Saat Elrick mulai menyamar menjadi siswa di sana Ia menjadi teror apel yang berada di lokernya saat lorong sepi.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Bukan Babysitter, Bung
  • XAVIER : The Silent Guardian
  • GAIRAH MENANTU BERSERAGAM
  • AVISENA
  • Stuck Between The Pags
  • THE DUCHESS OF LANCASTER : A Tale of Two Lives (END/COMPLETED)
  • Jangan Halangi Pensiun Diniku, Mas Aktor! (Hiatus)
  • NEALINE : Blood and Ice Cream
  • Bukan Sembarang Figuran

"Aku ingin kau menjaga putraku... dan teman-temannya." Naraska mengernyit. Kata-kata itu terasa janggal di telinganya. Di seberang meja kerja, Rajendra C. Lysander duduk tegak, menatapnya lurus sambil mengetuk-ngetukkan jarinya di permukaan kayu. "Aku tahu ini terdengar aneh," suara Rajendra berat, sarat kelelahan. Di tangannya, selembar kertas bisnis terjepit tanpa benar-benar ia baca. "Tapi aku akan pergi selama tiga bulan untuk perjalanan bisnis. Jadi aku membutuhkan bantuanmu." Naraska menarik napas. "Aku tidak keberatan, Paman. Tapi... mengapa harus aku? Mereka sudah mahasiswa. Bukankah mereka bisa menjaga diri mereka sendiri?" Rajendra terdiam sejenak, lalu menghela napas panjang. Tatapannya beralih ke luar jendela, seolah mencari jawaban pada langit senja di balik kaca. "Putraku dan teman-temannya telah tinggal di rumahku selama 5 bulan," ucapnya pelan. "Mereka tengah bersiap untuk mengikuti pertandingan Battle of the Bosses. Karena mereka meminta cuti, jadwal belajar mereka bersama pengajarnya semakin padat." Naraska menautkan alis. "Kalau begitu, mengapa aku perlu mengawasi mereka? Bukankah guru itu cukup?" Mata Rajendra kembali beralih padanya, kali ini tajam dan penuh arti. "Itulah," katanya singkat. "Yang ku ingin kau awasi"

More details
WpActionLinkContent Guidelines