Sinopsis: Legend of the Sword God Di bawah kemegahan Dinasti Great Lin, Lin Jianxiao adalah sebuah "anomali". Sebagai pangeran kelima sekaligus putra bungsu kaisar, ia seharusnya menjadi pilar bangsa. Namun, alih-alih berlatih di aula leluhur, Jianxiao lebih sering ditemukan terkapar mabuk di rumah bordil atau sedang menghitung keping emas hasil menipu para pejabat korup. Dunia mengenalnya sebagai pangeran sampah yang hanya bisa berpuisi saat mabuk. Namun, di balik tawa renyah dan aroma araknya, Jianxiao adalah seorang manipulator ulung. Baginya, dunia adalah papan catur, dan uang adalah penggeraknya. Ia sadar bahwa di istana yang penuh intrik, menjadi "lemah" dan "konyol" adalah tameng terbaik untuk bertahan hidup. Namun, takdir tidak membiarkannya terus bersembunyi. Saat musuh-musuh mulai mengincar takhta dan kekuatan gelap mengancam perbatasan, Jianxiao terpaksa mencabut pedangnya. Dengan sebotol arak di tangan kiri dan pedang tipis di tangan kanan, ia membuktikan bahwa filosofi tertingginya bukan terletak pada buku tua, melainkan pada ketajaman akal dan kehebatan teknik pedang yang ia asah dalam diam. "Dunia ini fana, tapi emas itu nyata. Dan jika kau menghalangi jalan minumku, maka maut hanyalah satu ayunan pedang dariku."
Più dettagli