We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Destiny From Nasgor

Destiny From Nasgor

  • WpView
    Reads 173
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 44
WpMetadataReadComplete Fri, Aug 14, 2026
WpInfo
Fiction
Culture and Identity
Southeast Asian
Social Themes
Discrimination and Bullying
Alvin hanyalah remaja biasa. Yatim piatu, bersekolah lewat jalur beasiswa, tinggal sendirian di kos di sudut Bandung yang jarang tampil di linimasa media sosial siapa pun. Hidupnya hanya berputar pada dua hal: Raihan, satu-satunya sahabat sejak masih di dasar hierarki sekolah, dan bertahan dari Yugi, anak seorang pejabat calon wali kota yang dulu adalah sahabatnya sendiri, beserta dua orang kepercayaannya yang tidak pernah kehabisan alasan untuk membuat hidupnya semakin menderita. Sampai suatu malam, Alvin dikeroyok habis-habisan hingga pingsan. Ketika sadar, ia tidak lagi sendirian. Karin, anak penjual nasi goreng yang selama ini hanya menjadi wajah familier di balik gerobak, menjadi orang pertama yang benar-benar melihatnya sebagai manusia, bukan bahan tertawaan. Dari titik itu, Alvin mulai berubah. Tetapi semakin jauh ia melangkah, semakin banyak pula rahasia lama yang mulai terusik, rahasia yang selama ini sengaja dikubur oleh orang-orang yang paling ia takuti. Nasgor bukan sekadar nama gerobak tempat semuanya bermula. Ia juga permainan kata dari "nasib", sesuatu yang tidak pernah datang secara cuma-cuma.
All Rights Reserved
#73
indonesia
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Trouble Maker[END]
  • "Liburan" Bonus Suami
  • Target Si Supir [END]
  • After the Fall
  • The Pinky Boy
  • Auto Save!
  • ELION (bl)
  • Lysander Lowell De Villiers
  • Tresna Kang Tinatih Ing Alas Jati
  • PROYEK SATU TAHUN

Di tengah keluarga besar Alden, muncul seorang anak yang gak jelas asal-usulnya. "Oke. Kasih aja kamar itu buat dia, aku gak butuh. Gak usah aja ada kamar aku lagi di sini. Toh gak bakal digunain juga. Bye!"

More details
WpActionLinkContent Guidelines