Expressionless

Expressionless

  • WpView
    Reads 23
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jun 30, 2026
WpInfo
Fiction
Fantasy
Romance
Mystery
"Apa dia membenciku...?" Itulah yang selalu dipikirkan Hinata setiap kali M/n menatapnya dengan wajah tanpa ekspresi. Padahal, di balik tatapan datar itu, tersembunyi kekaguman yang tak pernah mampu ia ungkapkan. disini saia pinjam karakter Hirofumi Yoshida sbgai m/n ya izin^⁠^
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • I Became the Villain's Nursemaid
  • Just let me live, Duke!
  • Ibu Tiri Menolak Mati di Kehidupan ke-7
  • The Duke's Red String
  • The Unwritten Lady
  • A Family of Villains
  • The Wicked Wife's Past Strikes Back
  • Transmigrasi: The Villain's Stepmother
  • Shaenette: Skenario Kedua
  • Sin of The Villainess

Ziyora tidak pernah menyangka ia akan mengalami transmigrasi jiwa ke dunia novel. Ziyora tanpa sengaja menjadi pengasuh sekaligus ibu susu bagi bayi bernama Elryx Valennoir yang kelak akan tumbuh menjadi antagonis utama yang dingin, kejam dan tak berperasaan. Mengetahui masa depan tragis yang menanti Elryx, Ziyora yang sudah memiliki rasa sayang padanya menolak untuk tinggal diam. Ia tidak bisa membiarkan bayi yang tak berdosa ini tumbuh dalam kesepian, manipulasi dan luka yang sama seperti di alur asli novel. Dengan ingatan penuh tentang jalan cerita, Ziyora bertekad mengubah takdir. Ia merawat Elryx dengan sepenuh hati, membesarkannya dengan kasih sayang, disiplin lembut dan kehangatan yang tak pernah Elryx dapatkan di cerita aslinya. Perlahan perubahan kecil yang ia lakukan mulai mengguncang alur takdir, namun perubahan terbesar justru terjadi pada Raviel Valennoir. Pria dingin itu adalah ayah Elryx dan salah satu tokoh paling berbahaya di dunia novel itu perlahan terpengaruh oleh kehadiran Ziyora. Ketulusan gadis itu dalam mencintai anaknya membuka celah di hati Raviel yang selama ini terkunci rapat. "Sebenarnya, akan sangat baik untuk Elryx jika Tuan lebih sering meluangkan waktu bersamanya. Tidak harus lama. Cukup sebentar saja, asal rutin." Raviel meliriknya singkat. "Akan aku usahakan tapi jangan terlalu berharap." Mampukah Ziyora menyelamatkan Elryx dari takdir sebagai antagonis?

More details
WpActionLinkContent Guidelines