A B C D
  • WpView
    Membaca 10
  • WpVote
    Vote 10
  • WpPart
    Bab 6
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Kam, Jul 2, 2026
Kami pernah berjanji akan selalu bersama. Nyatanya, waktu membawa kami ke arah yang berbeda. Ada yang mengejar mimpi. Ada yang memilih pergi. Ada yang diam-diam menyimpan perasaan. Dan ada yang baru sadar ketika semuanya sudah terlambat. Ini bukan hanya tentang cinta. Ini tentang persahabatan, keluarga, kehilangan, dan perjalanan empat remaja yang tumbuh menjadi orang dewasa. Sebab pada akhirnya, kami mengerti... rumah bukanlah tempat kami kembali, melainkan orang-orang yang selalu kami rindukan. A B C D "Not just a memory, but a home." --- #Persahabatan #Romance #TeenFiction #SchoolLife #ComingOfAge #SliceOfLife #Family #SlowBurn #GrowingUp #ABCD
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#851
schoollife
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Love me or die
  • Cupiditas Vitae [END]
  • CONTROLLED CHAOS
  • Possessive Male Lead
  • TOXIC BOYFRIEND
  • The Unseen Little Guest [TingMeen]
  • Reflected Fate: The Duchess Who Should Have Died [HOONSEUNG]
  • Rewriting The Villain
  • Second Life : Bring Me Back To You
  • I'm Not Just a Figuran

"Gila! Axelio benar-benar sakit jiwa!" umpat Yura keras-keras pada kamar kosnya yang sepi. Bagaimana tidak? Axelio Valcrest, sang antagonis pria berdarah dingin, jatuh cinta pada pandangan pertama kepada Arcelia , si female lead yang berhati malaikat. Cinta yang semula indah berubah menjadi obsesi gelap yang mengerikan. Karena cintanya ditolak-sebab Arcelia mencintai sahabat kecilnya, Elvano sang male lead utama-Axelio tanpa ragu menghabisi Elvano dan mengurung Arcelia di dalam mansion mewahnya yang menyerupai sangkar emas. Namun, yang paling membuat Yura meradang adalah nasib tunangan Axelio, Ravena Dracarys. Sebagai antagonis wanita, Ravena begitu terobsesi pada Axelio. Puncaknya, hanya karena Ravena menampar Arcelia demi mempertahankan harga dirinya, Axelio tanpa belas kasihan mengeksekusi tunangannya sendiri. Perut Yura tiba-tiba berbunyi nyaring, memutus untaian kekesalannya. "Aduh, lapar lagi. Keluar bentar deh, di depan gang biasanya masih ada yang jual nasi goreng." Sambil bersenandung kecil untuk mengusir sepi, Yura berjalan menyusuri trotoar malam yang lengang. Dia baru saja hendak menyeberang jalan ketika seberkas cahaya silau memedihkan matanya dari arah samping. Tinnnnnnnnnnn! "Ravena... Sayang, bangun..." Gila! Gue transmigrasi?! jerit Yura dalam hati. "Axel, aku ingin membatalkan pertunangan kita." "Ravena Dracarys..." Axel berbisik rendah, suaranya terdengar seperti seringai iblis yang merayap di kulit. "Kau pikir... kau siapa bisa memutuskan untuk membatalkan pertunangan ini secara sepihak, hm?"

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan