Tinta Hujan di Braga

Tinta Hujan di Braga

  • WpView
    Reads 97
  • WpVote
    Votes 59
  • WpPart
    Parts 21
WpMetadataReadComplete Wed, Jul 1, 2026
_(Cocok untuk pembaca Teenlit/Romance)_Elkan Rayendra hidup di antara baris-baris puisi, mencari kata-kata untuk kesepian yang tak pernah ia ucapkan. Sena Azzahra mengekspresikan dunianya melalui cat air, menerjemahkan perasaan menjadi warna yang tak berbentuk. Mereka belum pernah saling menyapa, hingga hujan deras di Jalan Braga mempertemukan mereka dalam sebuah ketidaksengajaan yang indah. Sebuah sketsa bayangan yang hilang, dan selembar kertas berisi bait puisi yang jatuh di celah rak buku perpustakaan sekolah, menjadi benang merah yang menghubungkan dua jiwa seniman ini. Di antara aroma tanah basah, bangunan kolonial, dan keheningan yang nyaman, Elkan dan Sena menemukan bahwa bahasa cinta tidak selalu perlu diucapkan-kadang ia cukup dituliskan, atau dilukiskan. 🖋️ Writer x Painter | 🌧️ Bandung Vibes | ✨ Slowburn Romance #Teenlit #Romance #Aesthetic #Bandung #FirstLove #ArtisticCouple
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Be My Wife
  • DOMINEX | The Crime Lock
  • MINE, NO ONE ELSE (ON GOING)
  • Revenge Marriage (SELESAI)
  • Pawang Hantu Om Aktor
  • I Won't Be the Tragic Fiancée (END)
  • Nala dan Mas Juragan
  • Silent Traces by the Sea
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • The Dateline [END]

Sarah, mahasiswa semester akhir yang sedang jenuh mengerjakan skripsi, memilih pulang ke kampung halaman untuk hidup slow living dan sejenak healing dari hiruk pikuk kota Jakarta. Di tambah lagi Sakti, pacar 4 tahun nya itu ketahuan selingkuh dengan kakak sepupu Sarah, membuat Sarah rasanya hampir gila. "Sayang, aku gak cium Mirah. Dia yang cium aku" "Terus? aku yakin kamu juga menikmatinya kan?" Siapa yang mengira di liburan singkatnya ini Sarah akan bertemu dengan Haryo, bujang paling hot dengan tanah puluhan hektar yang menjadi incaran ibu-ibu untuk dijadikan calon mantu. "Dek geser dikit ya, bokong kamu nyenggol yang di bawah, kepala Mas jadi nyut-nyutan"

More details
WpActionLinkContent Guidelines