Hope (WOOMEN)

Hope (WOOMEN)

  • WpView
    Leituras 1,937
  • WpVote
    Votos 293
  • WpPart
    Capítulos 12
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização dom, jul 19, 2026
WpInfo
Ficção
Romance
Primeiro Amor
Triângulo Amoroso
Cotidiano (Slice of Life)
"Nyatanya didunia ini cintaku akan dipandang kosong. Dan dirimu akan terus berkilau layaknya kita pertama kali bertemu. Jangan tidur cintaku, karena aku mau menyuarakan bahwa aku mencintaimu lebih dari apapun." ----- "Aku harap kita bisa saling tersenyum seperti ini. Rambutmu dan rambutku saling terikat, menandakan bahwa kita saling tersenyum hangat. Biarlah birumu menjadi biruku. Senja tidak akan tau kalau kita saling bercumbu."
Todos os Direitos Reservados
#57
homo
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Melt Into You | CAWOOZ
  • Where I Took Root [ WOOMEN ]
  • [Not] the Wrong Bride | woomen
  • Kau tak akan mengerti, Carmen
  • shattered glass
  • Off The Clock [woomen/cawooz]
  • (END) Idol's Secret Bind
  • Bite Me (Kidding... Unless?)
  • Naughty but it's you | On Going
  • Short story: Akankah bertahan? (CAWOOZ)

Saat dunia berpaling dan tak lagi memberi ruang, ia memilih menapaki takdir yang bisu - jalan yang tak semua jiwa sanggup melintasi. Tangis-tangis rindu menyelinap di sela napasnya, seakan mendesak untuk menyerah pada kerasnya dunia. Namun ia tetap menata: bongkahan demi bongkahan, menimbun batu-batu ketegaran agar dunia tahu - ia bukanlah kelemahan yang mudah ditebak. Tapi dunia, selalu punya rahasia. Tiba-tiba terbitlah sebuah matahari - bukan yang pernah ia pinta dalam doa - yang mendobrak tembok hatinya yang beku, membasuhnya dengan hangat, memberi kembali bahasa pada hidup. Matahari itu mengajarkannya arti cinta, kebahagiaan, kebebasan; meruntuhkan satu per satu prinsip yang dulu ia pegang erat. Suara sang Matahari perlahan mengikis gunung es yang menjulang, tetes demi tetes mencairkan kerasnya waktu hingga terkuak harta yang lama tersimpan. Ia merawatnya, menjadi sandaran kala lelah, menguatkan tiap langkah, membersihkan bekas-bekas luka. Meski bekas itu tak pernah benar-benar pudar, Matahari memahami - hingga ia sudi tinggal. Untukmu, Carmen - Matahari duniaku. Start 20 March 2026

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo