High School Heartbeat

High School Heartbeat

  • WpView
    Bacaan 50
  • WpVote
    Undian 14
  • WpPart
    Bahagian 10
WpMetadataReadSedang Ditulis
WpMetadataNoticeTerakhir diterbitkan Rab, Sep 2, 2026
WpInfo
Fiksyen
Romantika
Sekolah Menengah
Komedi Romantik
Slow Burn
Cassy yang sangat suka membaca novel romantis, tidak menjadikannya ahli dalam urusan percintaan atau bahkan memberinya kesempatan untuk mengalami hal semacam itu. Sifat pendiamnya sering kali menyulitkan Cassy berinteraksi dengan para cowok. Hingga suatu saat Cassy bertekad untuk mewujudkan kisahnya sendiri ketika ia memulai kehidupan baru sebagai murid SMA. Namun siapa sangka, keinginan tersebut merubah kehidupan Cassy yang biasa-biasa saja menjadi penuh drama, emosi dan perasaan-perasaan aneh yang sebelumnya hanya ia temukan dalam cerita novel favoritnya. Romantisme masa SMA Cassy melibatkan 3 orang cowok di sekolahnya. Cowok populer dan keren penyuka sepak bola, siswa unggulan dalam pelajaran Fisika, dan seorang cowok biasa yang tanpa sengaja terseret dalam kisah cintanya. A novel by Anggie Publish setiap: Rabu
Hak Cipta Terpelihara
#298
teen
WpChevronRight
Jom sertai komuniti bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang diperibadikan, simpan cerita kegemaran anda ke dalam Pustaka anda, serta beri komen dan undi untuk mengembangkan komuniti anda.
Illustration

Anda juga mungkin menyukai

  • Nala dan Mas Juragan
  • Círculo del Destino
  • The Mafia's Sinful Obsession
  • EINSTEIN [END]
  • DOMINEX | The Crime Lock
  • Oneshoot touch me ❗
  • GARWO KINASIH SANG DALANG (DELETE SEBAGIAN)
  • The Last Yes!
  • Sweetly Tied
  • Mulih (END)

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

Maklumat lanjut
WpActionLinkGaris Panduan Isi