Stardust And Heartbeats ( Soobjun )

Stardust And Heartbeats ( Soobjun )

  • WpView
    Reads 49
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jul 1, 2026
Sinopsis Cerita ini hanya fiktif belaka, tidak ada sangkut pautnya dengan nama asli, tokoh cerita, dan tempat. Cerita ini ditulis berdasarkan imajinasi penulis. Yeonjun ( 25 ) adalah aktor pendatang baru yang mengalami karier stagnan dan hanya mendapat pemeran figuran yang jarang dilirik penonton. Di malam setelah audisinya kembali ditolak Yeonjun tidak sengaja bertemu dengan Kapten Soobin ( 35 ), seorang tentara elit yang mabuk berat akibat tekanan emosional setelah kehilangan rekan tim dalam misi rahasia. Salah paham di sebuah acara formal penyambutan film membawa keduanya ke dalam satu malam penuh gairah yang tidak terduga. Sadar akan kesalahan besar tersebut, Yeonjun yang baru akan mendapatkan pemeran utama dalam film, kabur sebelum fajar menyingsing. Sementara Soobin terbangun dengan ingatan samar tanpa mengetahui siapa orang yang bersamanya malam itu. Dua bulan berlalu, karier Yeonjun mendadak mulai merangkak naik setelah ia mendapatkan peran kecil di sebuah film laga militer. Namun, di tengah titik balik kariernya, Yeonjun dikejutkan oleh kondisi tubuhnya yang aneh. Ia divonis hamil akibat kondisi medis langka. Keadaan menjadi semakin rumit ketika Kapten Soobin ditunjuk menjadi konsultan militer utama di lokasi syuting film tempat Yeonjun bekerja.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • CONTROLLED CHAOS
  • FRIEND'S? - KRATINGMEEN
  • I'm Not Just a Figuran
  • Love me or die
  • The Unseen Little Guest [TingMeen]
  • Jodoh Pilihan Mama
  • TOXIC BOYFRIEND
  • MINE [Keonhyeon]
  • Possessive Male Lead
  • The Servant [James Harem]

Niat awal Kanara cuma satu: menjahili Renjana Sagara. Dosen berkacamata itu terlihat terlalu lurus, terlalu kaku, dan terlalu polos, mangsa empuk untuk seorang budak korporat yang butuh hiburan. Namun, Kanara salah besar. Saat sang dosen akhirnya kehabisan kesabaran dan melepaskan kacamatanya, Kanara baru sadar ia telah membangunkan predator. "Sudah puas main-mainnya, Kanara? Karena sekarang, giliran saya." Sekarang, siapa yang sebenarnya jadi mangsa siapa?

More details
WpActionLinkContent Guidelines