tׁׅhׁׅ֮ꫀׁׅܻ݊ ժׁׅ݊ꪱׁׁׁׅׅׅܻ⨍ܻ⨍ꫀׁׅܻ݊ꭈׁׅꫀׁׅܻ݊݊ꪀtׁׁׁׁׁׅׅׅׅׅ
Bagi seluruh siswa di SMA Garuda, Park Sunghoon dan Sim Jaeyun (Jake) adalah air dan minyak yang tidak akan pernah bisa disatukan. Di sekolah, mereka adalah musuh bebuyutan yang selalu beradu mulut, bertengkar karena hal-selisih sepele, dan saling melempar tatapan sinis setiap kali berpapasan di koridor. Gengsi tinggi dan ego remaja membuat keduanya kekeh mengibarkan bendera perang di bawah atap sekolah.
Namun, tidak ada satu orang pun di sekolah yang tahu bahwa di luar gerbang sekolah, takdir mereka berputar seratus delapan puluh derajat.
Begitu bel pulang berbunyi dan mereka melangkah memasuki kompleks perumahan, Sunghoon dan Jake berubah menjadi dua orang tetangga yang rumahnya hanya dibatasi oleh satu pagar kayu rendah. Lucunya, alih-alih bertengkar, kedua orang tua mereka yang sudah bersahabat lama justru sangat gencar menjodohkan keduanya. Makan malam bersama yang rutin, perintah untuk berangkat sekolah bareng, hingga dipaksa belajar di kamar yang sama menjadi makanan sehari-hari yang tidak bisa mereka hindari.
Di balik tembok rumah yang hangat, topeng "perang" itu perlahan retak. Sikap ketus berubah menjadi perhatian-perhatian kecil yang manis, dan adu mulut berubah menjadi candaan rumahan yang intim. Terlebih lagi, ada satu rahasia besar yang tersimpan rapat di balik pagar rumah mereka: salah satu dari mereka ternyata sudah memendam rasa cinta yang teramat dalam sejak kecil, dan sengaja menggunakan tameng "permusuhan" di sekolah agar perasaan itu tidak ketahuan.
Dikelilingi oleh rombongan teman mereka yang ajaib-Jay dan Jungwon yang sibuk berpacaran, Riki dan Sunoo yang hobi mengompori suasana, serta Heeseung si ketua OSIS yang sering pusing melerai mereka-akankah Sunghoon dan Jake bisa terus mempertahankan sandiwara benci di sekolah? Atau justru, perjodohan manis orang tua mereka di rumah akan meruntuhkan seluruh gengsi dan mengubah status musuh menjadi sepasang kekasih sejati?