The Prince Across Time | KEONSUNI

The Prince Across Time | KEONSUNI

  • WpView
    MGA BUMASA 1,077
  • WpVote
    Mga Boto 303
  • WpPart
    Mga Parte 13
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeHuling na-publish about 16 hours ago
UPDATE SETIAP HARI‼️ Baru saja lulus SMA, Ian langsung dihadapkan oleh ujian masuk perguruan tinggi. Hari-harinya habis terkuras di antara buku dan tumpukan materi hingga ia terlelap dalam kelelahan yang luar biasa. Namun, saat kesadarannya memudar, sebuah mimpi aneh justru membawanya melintasi dimensi waktu, terlempar jauh ke era kerajaan Korea yang belum pernah ia bayangkan sebelumnya. Dan mempertemukannya dengan sosok pangeran di kerajaan tersebut.
All Rights Reserved
#176
love
WpChevronRight
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • Love me or die
  • The Servant [James Harem]
  • Justine
  • I'm Not Just a Figuran
  • TOXIC BOYFRIEND
  • Same, But Not
  • Jodoh Pilihan Mama
  • FRIEND'S? - KRATINGMEEN
  • Last Hope - Cawooz
  • Garwo

"Gila! Axelio benar-benar sakit jiwa!" umpat Yura keras-keras pada kamar kosnya yang sepi. Bagaimana tidak? Axelio Valcrest, sang antagonis pria berdarah dingin, jatuh cinta pada pandangan pertama kepada Arcelia , si female lead yang berhati malaikat. Cinta yang semula indah berubah menjadi obsesi gelap yang mengerikan. Karena cintanya ditolak-sebab Arcelia mencintai sahabat kecilnya, Elvano sang male lead utama-Axelio tanpa ragu menghabisi Elvano dan mengurung Arcelia di dalam mansion mewahnya yang menyerupai sangkar emas. Namun, yang paling membuat Yura meradang adalah nasib tunangan Axelio, Ravena Dracarys. Sebagai antagonis wanita, Ravena begitu terobsesi pada Axelio. Puncaknya, hanya karena Ravena menampar Arcelia demi mempertahankan harga dirinya, Axelio tanpa belas kasihan mengeksekusi tunangannya sendiri. Perut Yura tiba-tiba berbunyi nyaring, memutus untaian kekesalannya. "Aduh, lapar lagi. Keluar bentar deh, di depan gang biasanya masih ada yang jual nasi goreng." Sambil bersenandung kecil untuk mengusir sepi, Yura berjalan menyusuri trotoar malam yang lengang. Dia baru saja hendak menyeberang jalan ketika seberkas cahaya silau memedihkan matanya dari arah samping. Tinnnnnnnnnnn! "Ravena... Sayang, bangun..." Gila! Gue transmigrasi?! jerit Yura dalam hati. "Axel, aku ingin membatalkan pertunangan kita." "Ravena Dracarys..." Axel berbisik rendah, suaranya terdengar seperti seringai iblis yang merayap di kulit. "Kau pikir... kau siapa bisa memutuskan untuk membatalkan pertunangan ini secara sepihak, hm?"

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman